"Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal diduga akibat aktivitas sesar naik Selatan Seram. Hal ini sesuai dengan hasil analisis mekanisme sumber yang menunjukkan bahwa seluruh gempa yang terjadi memiliki mekanisme sumber sesar naik (Thrust Fault)," ujar Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG dalam keterangannya, Selasa (31/10/2017).
BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau untuk tenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilayah Ambon dan sekitarnya diguncang gempa sebanyak 5 kali dalam waktu berdekatan. Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah.
Dari pukul 18.31 WIB hingga pukul 19.37 WIB, gempa terjadi selama 5 kali di Ambon. Berikut rinciannya:
1. Pukul 18.31 WIB, gempa berkekuatan 5,7 SR
2. Pukul 18.34 WIB, gempa berkekuatan 5,6 SR
3. Pukul 18.50 WIB, gempa berkekuatan 6,2 SR
4. Pukul 18.59 WIB, gempa berkekuatan 5,2 SR
5. Pukul 19.37 WIB, gempa berkekuatan 5,6 SR (dkp/dhn)











































