Abraham Samad: Jika KPK Kesakitan, Semua Eks Pimpinan Merasakan

Abraham Samad: Jika KPK Kesakitan, Semua Eks Pimpinan Merasakan

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Selasa, 31 Okt 2017 11:20 WIB
Abraham Samad: Jika KPK Kesakitan, Semua Eks Pimpinan Merasakan
Abraham Samad (Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta - Abraham Samad menyebut seluruh pimpinan KPK, baik yang masih menjabat maupun yang purnatugas, harus memiliki sensitivitas untuk selalu mendukung KPK. Dia juga menyebut seluruh pimpinan atau eks pimpinan KPK tentu harus bertanggung jawab atas kondisi terkini KPK.

"Selaku mantan pimpinan, saya rasa kita harus ikut bertanggung jawab terhadap keadaan yang sedang dialami KPK. Jadi ibaratnya, kalau KPK lagi merasakan kesakitan, maka seluruh mantan pimpinan harus merasakan itu dan harus punya sensitivitas untuk tetap mendukung secara penuh KPK," ujar Samad saat baru tiba di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (31/10/2017).

Mantan Ketua KPK jilid III ini menilai kondisi KPK saat ini sedang 'diberondong' dari kanan, kiri, depan, dan belakang. Karena itu, sudah sewajarnya mantan pimpinan turut membantu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir wartawan tahu (siapa yang menyerang KPK). Ketika KPK mengalami hal-hal yang terpuruk, maka di situ kewajiban (pimpinan) KPK untuk datang membantu," kata Samad.

"Tidak terbatas kepada pansus (hak angket untuk KPK). Tapi apa pun bentuk perlawanan-perlawanan secara eksternal KPK, maka harus menjadi tanggung jawab segenap mantan pimpinan KPK," tegasnya.

Kedatangan Samad itu berkaitan dengan audiensi eks pimpinan KPK dengan KPK. Dalam audiensi ini pula sedianya mantan pimpinan lain, seperti Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas, juga akan menyampaikan desakan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk membantu menuntaskan kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Pasalnya, pengusutan kasus ini sudah lewat 200 hari, namun tak kunjung terang siapa pelakunya. (nif/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads