DetikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 17:02 WIB

Kuasa Hukum Upayakan Hadirkan 2 Bos First Travel ke PN Jakpus

Azzahra Nabilla - detikNews
Kuasa Hukum Upayakan Hadirkan 2 Bos First Travel ke PN Jakpus Foto: Rapat kreditur First Travel (Zahra-detikcom)
Jakarta - Para jemaah kreditur PT First Travel meminta 2 bos First Travel, Andika dan Anniesa Hasibuan hadir di rapat kreditur. Rapat tersebut terkait sengketa PKPU First Travel di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Kuasa Hukum First Travel Putra Kurniadi menerima permintaan tim pengurus. Esok hari tim nya akan mengirimkan surat ke penyidik Bareskrim. Pihaknya akan memohon agar bos First Travel bisa hadir di rapat tanggal 23 dan 30 Oktober.

"Hari ini disiapkan suratnya. Besok diantar. Insya Allah (Langsung ke penyidik). Kalau kita minta tanggal 23 dan 30. Pokoknya setiap Rapat Kreditur kalau bisa hadir lah. Kalau masalah diizinkan atau tidak kan itu tergantung yang memberi izin. Memohon untuk bisa dihadirkan," ungkap Putra usai rapat kreditur di PN Jakpus, Rabu (18/10/2017).



Sedangkan pengurus rapat, Sexio Yuni Noor Sidqi, mengatakan, kehadiran bos First Travel Andika dan Aniesa Hasibuan diupayakan dalam rapat kreditur selanjutnya. Mereka minta, agar Andika dan Annies dihadirkan dalam rapat tanggal, 23 Oktober dan 30 Oktober.

"Kita akan coba upayakan ke penyidik, kita sampaikan bahwa kita masih ada dua jadwal lagi 23 dan 30. Harapannya di antara dua jadwal itu bisa dihadirkan," ujarnya.

Sexio mengungkapkan pihaknya pun telah mengirimi surat ke Bareskrim. Namun karena pengurus dan kepolisian bersifat formal, proses pidana tidak bisa dicampuri. Sexio menjelaskan, tim kuasa hukum First Travel juga bisa turut memohon ke Bareskrim agar diizinkan hadir di Rapat Kreditur.

"Kalau misalnya debitur bisa sampaikan bahwa upaya ini adalah upaya untuk penyelesaian PKPU, saya kira juga sama kan jemaah yang dihadapi di sini termasuk juga laporan jemaah, saya kira bisa lah dijelaskan. Sudah ada kok preseden dulu. Cipaganti begitu. Itu malah yang nahan Polda Bandung. Tapi bisa dihadirkan ke sini," paparnya.



Kehadiran bos First Travel dinilai penting karena ada beberapa hal yang tidak bisa dijelaskan kuasa hukum.

"Misalnya kayak tadi. Tadi kuasa hukum itu bilang kalau ada beberapa hal yang tidak bisa dia jelaskan dan tidak bisa dia putuskan. Saya kira juga kalau itu diupayakan, saya kira bisa lah. Karena ada preseden kok. Keluar kan bukan untuk lari nih," kata Sexio.




(rvk/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed