DetikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 10:57 WIB

Polemik Pencabutan Moratorium Reklamasi, Antara Luhut dan Sandi

Eduardo Simorangkir, Ibnu Hariyanto - detikNews
Polemik Pencabutan Moratorium Reklamasi, Antara Luhut dan Sandi Foto: Instagram @sandiuno
Jakarta - Pencabutan moratorium reklamasi di Teluk Jakarta oleh Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan menjadi polemik karena dilakukan 11 hari sebelum pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Ada pertemuan antara Luhut dan Sandi, namun ada juga janji yang tak terpenuhi.

Luhut mengungkap sudah ada pertemuan dengan Sandi guna membahas reklamasi. Pertemuan berlangsung satu kali, namun tak disebutkan tanggalnya. Pertemuan ini diakui juga oleh Sandi.

"Tanggal 5 itu udah selesai. Pak Sandi sudah datang ke saya, sudah kita omongin," kata Luhut kepada wartawan di kantornya di gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (17/10/2017) kemarin.


Setelah pertemuan pertama itu, kata Luhut, ada janji pertemuan lagi dengan Sandi. Namun Sandi dua kali membatalkan janji.

"Beliau janji mau kita briefing. Beliau janji dua kali, tapi dua kali juga dibatalin. Ya mau gimana? Saya kan bagaimana pun lebih tua dari dia. Sederhananya begitu," ujar Luhut, tanpa menjelaskan detail waktu janji pertemuan itu.

Hari ini, Sandiaga bicara soal pertemuan itu. Dia menuturkan, dalam pertemuan dengan Luhut, dirinya menanyakan berbagai hal soal reklamasi. Sandi juga menuntut keterbukaan megaproyek itu.

"Sudah kita jelaskan, kami ada silaturahmi. Ada pembicaraan yang pertama kali kami dengar mengenai updating terakhir, tapi yang kami ingin tekankan bahwa ini proses harus semua terbuka," kata Sandiaga kepada wartawan setelah mengunjungi SDN 07 Pagi Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/10).

Luhut Panjaitan.Luhut Panjaitan (Kemenko Kemaritiman)

Sandiaga mengaku belum mendapat jawaban pasti mengenai hasil kajian penciptaan lapangan pekerjaan. Selain itu, Sandiaga menyoroti pendidikan anak-anak warga yang terdampak proyek reklamasi.

"Saya tanya satu hal saja belum ada jawaban yang pasti, lapangan kerja berapa yang diciptakan di sana. Lapangan kerja model apa yang diciptakan, kajiannya belum ada," imbuhnya.

Pulau reklamasi.Pulau reklamasi (Lamhot Aritonang/detikcom)

Soal rencana penghentian reklamasi, Sandiaga berharap publik bersabar. Saat ini, dirinya dan Anies masih melakukan konsolidasi di lingkup internal Pemprov DKI.

"Ya kayak drama queen ya. Ini teman sabar, tunggu pemda baru dilantik. Kita tahu tuntutan masyarakat, kita tahu tugas kita adalah hentikan reklamasi. Kita cari sebuah prosesi yang betul-betul sudah ditunggu oleh masyarakat. Jadi sabar teman-teman kita kaji dengan baik tidak tergesa-gesa. Kita pastikan bahwa semua untuk kemajuan bangsa," ujarnya.


Sandi juga mengatakan akan ada pertemuan lanjutan dengan pemerintah untuk membahas reklamasi. Presiden Jokowi juga menjanjikan pertemuan, meski tak dirinci apakah pertemuan itu akan membahas reklamasi.

"Teknisnya nanti kita atur, tapi yang jelas Pak Jokowi habis lantik kita kemarin sedang persiapkan ketemu karena banyak isu yang kita ingin bicarakan," kata Sandi.
(tor/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed