Pantauan detikcom, Megawati tiba di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (15/10/2017) sekitar pukul 09.11 WIB. Dia langsung disambut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto langsung mencium tangan Mega saat menyambutnya turun dari mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto menyebut hari ini sebagai waktu yang tepat untuk mengumumkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada Sulsel dan Jatim 2018.
"Pada hari ini momentum yang tepat Minggu Pon tanggal 15 Oktober 2017, Ibu Megawati akan mengumummkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur provinsi Sulsel dan Jatim sehingga mencerminkan betul-betul ke-Indonesiakan kita," kata Hasto.
Ia mengatakan PDIP telah menyiapkan beberapa mekanisme untuk menentukan calon pemimpin. Nama yang dipilih PDIP telah berdasarkan masukan dari beberapa tokoh, rakyat maupun pimpinan yang kemarin datang ke kediaman Megawati.
"PDIP menyiapkan pemimpin dengan mekanisme kelembagaan kepartaian dengan mendengarkan suara rakyat dan pmimpin yang telah diterima oleh Ibu Mega kemarin sehingga bisa mengemban amanah," ujarnya.
Seperti diketahui beberapa nama-nama politisi dan kepala daerah silih berganti menemui Megawati di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/10/2017) kemarin.
Sebut saja nama-nama mulai dari Djarot Saiful Hidayat yang baru saja menyelesaikan jabatan Gubernur DKI-nya itu, ada Bupati Ngawi Budi Sulistyono alias Mas Kanang, dan Bupati Trenggalek Emil Dardak. Semua nama itu menemui Megawati kemarin.
Bahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj juga menemui Megawati. Untuk Pilkada Jatim sendiri beberapa nama santer beredar. Diantaranya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, bahkan Djarot Saiful Hidayat juga sempat dikabarkan akan diajukan ke Pilgub Jatim 2018. Ada pula nama Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang santer disebut. (yld/imk)











































