Diduga Sakit Hati, Suami Bakar Istri dan Anak di Binjai

Diduga Sakit Hati, Suami Bakar Istri dan Anak di Binjai

Jefris Santama - detikNews
Jumat, 06 Okt 2017 16:54 WIB
Diduga Sakit Hati, Suami Bakar Istri dan Anak di Binjai
Ilustrasi (Thinkstock)
Medan - Hadapilah masalah rumah tangga dengan kepala dingin. Kalau tidak, bisa seperti suami di Binjai, yang tega membakar istri dan anaknya.

Seorang istri dan anak di Binjai, Sumatera Utara, dibakar suaminya. Hal tersebut dilakukan sang suami lantaran merasa sakit hati tidak dianggap sebagai kepala rumah tangga.

"Suami bernama Surya Darma (60). Sementara istrinya, Siti Mariah (54), dan anaknya bernama Ilham Syah Suma (25)," kata Kapolres Binjai AKBP Rendra Salipu kepada detikcom, Jumat (6/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rendra mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Binjai. Saat itu, korban Ilham bersama ibunya, Siti, melintas di lokasi dengan becak barang bermotor. Becak itu membawa muatan dagangan kelapa.

"Tepat di depan bank, pelaku sudah menunggu korban dan langsung menyiramkan bensin yang dibawanya dengan botol air mineral kepada kedua korban, lalu langsung menyulutkan api dengan mancis (korek gas)," ujarnya.

Api itu kemudian membakar pakaian kedua korban. Sontak, kedua korban berteriak minta tolong. Melihat kejadian itu, pelaku langsung melarikan diri seterusnya menuju ke Polres Binjai untuk menyerahkan diri.

Atas kejadian tersebut, pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Binjai. Sedangkan kedua korban sedang mendapat perawatan di Rumah Sakit Djoelham, Binjai.

"Korban Siti mengalami luka bakar pada bagian wajah, leher, dan dada. Sementara korban Ilham mengalami luka bakar pada bagian badan dan lengan," jelas Rendra.

Kepada petugas, pelaku mengaku nekat melakukan hal itu kepada istri dan anaknya karena merasa sakit hati.

"Pelaku tidak dianggap sebagai kepala rumah tangga. Permasalahan ini sudah terjadi sejak 2011 lalu," tukas Rendra. (fay/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads