DetikNews
Rabu 04 Oktober 2017, 10:38 WIB

Kota Semarang Masuk Nominasi Kota Wisata Bersih ASEAN

Niken Widya Yunita - detikNews
Kota Semarang Masuk Nominasi Kota Wisata Bersih ASEAN Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Menerima Tim Penilai Standar Kota Wisata Bersih ASEAN (Pemkot Semarang)
Semarang - Kota Semarang terpilih sebagai nomine kota di Indonesia yang mewakili kota wisata bersih tingkat ASEAN (ASEAN Clean Tourist City). Tim Penilai Standar Kota Wisata Bersih ASEAN atau ASEAN Clean Tourist City Standard datang ke kota itu.

"Ini kebanggaan sekaligus tugas berat bagi kami sebagai salah satu wakil Indonesia dalam kompetisi wisata bersih se-Asia Tenggara," ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi), dalam keterangan tertulis, Rabu (4/10/2017).

Tim penilai diterima langsung oleh Hendi di gedung PIP Balai Kota Semarang, Selasa (3/10/2017).

Dalam perlombaan tersebut, Kota Semarang akan berkompetisi bersama enam kota besar lainnya, yaitu Surabaya, Malang, Solo, Bandung, Buleleng, dan Banyuwangi, yang kemudian akan dipilih satu kota mewakili Indonesia untuk dilombakan ke tingkat ASEAN.

Menurut Hendi, meskipun tergolong pemain baru di bidang pariwisata, "Kami terus berupaya membenahi destinasi wisata kami. Terutama kebersihan sampah, penataan reklame, sanitasi air, serta penyediaan peta informasi wisata dan peta transportasi wisata."

Hendi mengatakan Semarang terpilih sebagai salah satu nomine kota wisata bersih ASEAN karena memiliki setidaknya tiga modal utama. Pertama, selama enam kali berturut-turut Kota Semarang berhasil meraih penghargaan Adipura. Kedua, Kota Semarang berhasil menempati urutan ke-5 Indeks Pariwisata Indonesia. Kota Semarang berhasil meraih Wiwerda Kota Sehat dan ditambah ada komitmen kuat dari Hendi untuk memenuhi standar kota wisata bersih ASEAN.

Ketua tim penilai lapangan Mira Puspasari Gunawan dari konsultan Kementerian Pariwisata, setelah melaksanakan penilaian lapangan, menyampaikan beberapa masukan kepada Hendi.

"Reklame dan Hotel Dibya Puri masih perlu dibenahi, sanitasi air yang ada di Kampung Pelangi juga perlu ditambah. Begitu pula di objek-objek wisata yang masih belum ada peta informasi supaya ditambahkan peta informasi. Beberapa hal ini yang menjadi masukan Kota Semarang agar bisa berbenah mengikuti ajang perlombaan ini," ujar Mira.

Mira menambahkan nantinya kota yang akan mendapat predikat Kota Wisata Bersih ASEAN harus meraih sekurang-kurangnya 60 persen dari total nilai. Pemenang akan mendapat sertifikat penghargaan dan plakat dengan label Kota Wisata Bersih ASEAN dan akan berlaku selama tiga tahun.
(nwy/ega)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed