"Ya bisa kalau kita teken besok, resminya mungkin minggu depan lah," kata Luhut, di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (2/10/2017).
Seperti diketahui hari ini Luhut menggelar rapat bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Sekda Pemprov DKI Saefullah, dan Kepala Bappeda DKI Tuty Kusumawati. Dalam rapat itu, Siti mengatakan akan mencabut moratorium Pulau G karena izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) telah selesai.
Penerbitan SK terkait itu akan dilakukan setelah Siti bertemu dengan pengembang Pulau G, PT Muara Wisesa Samudera Selasa (2/10) besok. Nantinya Luhut akan menandatangani di tahap akhir terkait pencabutan moratorium Pulau G setelah dia tiba dari dinas ke Surabaya.
"Besok selesai, ku-teken (tanda tangani) besok. Kalau nggak bisa Selasa, ya Rabu. Pokoknya saya pulang dari Surabaya begitu jadi di meja, saya teken," kata Luhut.
Baca juga: Hasil Rapat Luhut: Pulau G Tak Jadi Dipotong |
Ia mengatakan pertemuan antara kementerian teknis, yakni Kementerian LHK dengan pihak pengembang akan membahas syarat yang harus dipenuhi para pengembang untuk melanjutkan pembangunan. Selain itu Luhut mengatakan ahli dari PLN telah memberikan kajiannya agar pengembang membangun teknologi sesuai kajian PLN.
"Ketemu pengembang itu memberikan ketentuan-ketentuan, harus memenuhi ini-ini, kalau nggak memenuhi nanti kita tindak," ucapnya. (yld/jbr)











































