Kandidat Ketum PD Terbanyak Dibandingkan Parpol Lainnya

Kandidat Ketum PD Terbanyak Dibandingkan Parpol Lainnya

- detikNews
Sabtu, 21 Mei 2005 08:06 WIB
Jakarta - Kongres I Partai Demokrat (PD) di Bali, 20-23 Mei 2005, menimbulkan fenomena baru. Tidak seperti kongres pada partai-partai lain sebelumnya, PD memiliki kandidat ketua umum (ketum) terbanyak. Saat ini, sudah ada 12 calon yang maju sebagai Ketum PD. Ke-12 kandidat Ketum PD itu adalah Taufik Effendy, Jero Wacik, Sutiyoso, Subur Budhisantoso, Achmad Mubarok, Sys NS, Haji Suratto, Sukartono, Sutan Batoeghana, Hadi Utumo, Nurhayati Assegaf, dan Ustadz Agus Abu Bakar Arsal. Dalam kongres partai besar sebelumnya, misalnya Partai Golkar, calon kandidat ketum hanya mencapai 8 orang. Ke-8 orang itu adalah Yusuf Kalla, Surya Paloh, Wiranto, Marwah Daud Ibrahim, Slamet Effendi Yusuf, Prabowo, Agung Laksono, dan Akbar Tandjung.Untuk PDI Perjuangan, calon kandidat ketum hanya Megawati Soekarno Putri. Begitu juga dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Bintang Reformasi (PBR). "Fenomena ini menunjukkan bahwa PD punya banyak kader," kata salah satu kandidat yang terakhir mendeklarasikan diri Agus Abu bakar Arsal di Hotel Inna Grand Bali Beach, Bali.Namun, akhir-akhir ini banyak terjadi konflik internal pada partai politik. Konflik itu bermuara pada terbentuknya kepengurusan kembar. Istilahnya kemudian berkembang menjadi ''partai kembar''. Cukup banyak partai yang bernasib seperti ini. Sebutlah PDI Perjuangan, PKB, PPP dan PBR.SBY sendiri menjamin tidak akan ada PD tandingan. SBY meminta pengurus DPD dan DPC yang memiliki kepengurusan ganda untuk bersikap dewasa. "Kepengurusan ganda harus diselesaikan secara internal dan tidak boleh keluar dari partai," kata SBY yang dikutip oleh Tim Lima PD KH Aziddin usai pertemuan antara SBY dengan 14 DPD dan 28 DPC di Hotel Inna Grand Bali Beach, Bali.Dengan banyaknya jumlah calon ketum PD, akankah PD tidak seperti partai-partai lainnya yang memiliki "partai kembar". Kita tunggu saja. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads