"Banyak hal kita lihat, apalagi jelang pilkada, sudah diungkapkan Ketua DPD Purwakarta, proses mahar masih marak di Golkar. Dan kita sudah sepakat, ini tidak bisa dibiarkan. Harus diekspos," ujar Yorrys.
Hal ini disampaikan Yorrys saat jumpa pers di Restoran Puang Oca, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9/2017). Yorrys menjelaskan proses mahar politik masih marak di Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Dedi angkat bicara terkait munculnya surat keputusan Golkar untuk Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien di Pilgub Jabar. Selain itu, Bupati Purwkarta ini mengaku ditelepon orang misterius yang mengaku dekat dengan pengurus Golkar dan meminta Rp 10 miliar agar surat rekomendasi bisa dikeluarkan DPP Golkar atas namanya.
"Dengan tegas dia katakan, 'Kalau Anda tidak kasih Rp 10 miliar, jangan menyesal Anda tidak dapat apa-apa,'" ujar Dedi, yang juga Ketua DPD Golkar Jabar, di Bandung, Selasa (26/9). (dkp/elz)











































