DetikNews
Selasa 26 September 2017, 11:24 WIB

Pansus: KPK Selalu Bergerak Sendiri Tanpa Kerja Sama Polisi-Jaksa

Hary Lukita Wardani - detikNews
Pansus: KPK Selalu Bergerak Sendiri Tanpa Kerja Sama Polisi-Jaksa Foto: Agung Pambudhy
FOKUS BERITA: DPR vs KPK
Jakarta - Pansus Angket KPK menilai KPK sebagai lembaga yang trigger mechanism berjalan sendiri dan tidak melibatkan kepolisian dan kejaksaan dalam penanganan tindak pidana korupsi. KPK melibatkan polisi hanya untuk pengamanan.

"Peran KPK sebagai lembaga trigger mechanism juga tidak berjalan, dan kami dapatkan sejumlah laporan yang dijalankan oleh Kepolisian dan kejaksaan yang tidak ditindak lanjuti oleh KPK," ujar Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (26/9/2017).

Pansus Angket melihat ada kompetisi antara KPK dengan lembaga hukum terkait dalam pemberantasan korupsi. KPK hanya bergerak sendiri tanpa diikuti kepolisian dan kejaksaan.

"Padahal dalam pelaksanaan tugas dan kewenangannya, KPK selalu dibantu oleh kepolisian, karena keterlibatan kepolisian di sini bukan untuk pemberantasan korupsi secara substantif, melainkan hanya sebagai pengamanan semata," katanya.

Selain itu Pansus juga melihat KPK memperluas makna independensi kelembagaannya. Pansus Angket melihat harusnya KPK tidak independen dalam semua hal.

"Penanganan perkara yang tidak mengacu kepada KUHAP. Demikian juga dengan perlindungan saksi dan korban. Selalu dengan interpretasi independensinya mengelola barang-barang sitaan melalalui nilai sendiri," imbuhnya.
(nvl/dkp)
FOKUS BERITA: DPR vs KPK
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed