Bertempat di parit RW 4 Mangkang Kulon, Semarang, Hendrar atau yang akrab disapa Hendi melepas 20 ribu bibit ikan. Lokasi tersebut merupakan lokasi kedua setelah beberapa hari lalu dilakukan hal serupa di Karangmalang, Mijen.
"Minggu depan kita akan lakukan di Lamper, Semarang Selatan, dan seterusnya sampai 16 titik, jadi masing-masing Kecamatan 1 targetnya tahun ini," kata Hendi di Mangkang Kulon, Senin (25/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau salurannya kotor, ikannya tidak bisa hidup. Kalau ikan tidak bisa hidup, maka masyarakat tidak bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari memanen ikan, jadi mau tidak mau masyarakat harus menjaga saluran-saluran ini," terangnya.
Menurut Hendi, jika bibit ikan yang disebar sudah besar, warga bisa memanfaatkanya untuk dikonsumsi atau dijual dan hasilnya digunakan untuk pembangunan di wilayah sekitar.
"Mau dibuat ikan bakar secara massal silakan, dijual ke pasar dan hasilnya untuk pembangunan wilayah sekitar juga boleh," pungkas Hendi.
Ia menjelaskan banyaknya bibit ikan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan pihak swasta. Selain itu, ada warga yang ikut menyumbangkan bibit-bibit ikan untuk dipelihara di parit kampungnya.
"Lebih dari sebuah program, upaya mengubah parit menjadi tempat pembibitan ikan ini adalah merupakan sebuah gerakan. Jadi harapannya bisa lebih dari 16 titik yang ditargetkan," tutur Hendi. (alg/ega)










































