DetikNews
Sabtu 23 September 2017, 10:21 WIB

Polisi: Driver Ojek Online ke Apartemen Laguna atas Undangan Dini

Mei Amelia R - detikNews
Polisi: Driver Ojek Online ke Apartemen Laguna atas Undangan Dini Peri membunuh Dini karena terlilit utang. (Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Dini Oktaviani (27) tewas dibunuh driver ojek online Peri Sugianto (27) di Apartemen Laguna, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Peri datang ke apartemen Dini atas undangan korban.

"Tersangka ke situ karena diminta datang oleh korban karena korban dengan tersangka ini sudah saling kenal lama," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta kepada detikcom, Sabtu (23/9/2017).
Jejak Peri terekam CCTV.Jejak Peri terekam CCTV. (Dok. Istimewa)


Dini dan tersangka sudah saling kenal sejak 2010, ketika Dini indekos di Jl Kebon Jeruk, Mangga Dua, Jakarta Barat. Saat itu, tersangka bekerja freelance sebagai disc jockey (DJ).

[Gambas:Video 20detik]



"Tersangka pernah menjadi DJ, kerja sampingannya kalau siang hari itu ngojek, jadi sering antar korban," ungkapnya.

Komunikasi keduanya sempat terputus setelah pada 2016 Dini pindah ke apartemen. Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus mengatakan, sebelum akhirnya datang ke apartemen pada Rabu, 13 September 2017, tersangka sebelumnya pernah datang ke tempat tinggal korban itu.


"Jadi kita tanya kalau sudah lama nggak ketemu, kenapa bisa tahu apartemennya di situ. Tersangka bilang, dia pertengahan 2016 itu pernah datang ke apartemen itu ketika Dini meminta dicarikan orang pintar untuk penglaris, katanya kan kerjanya SPG," jelas Agus.

Tersangka datang ke apartemen untuk kedua kalinya di hari korban dibunuh pada Rabu (13/9). Tersangka mengaku datang ke situ karena diminta korban mencarikan pinjaman uang.


"Karena mereka ini sudah dekat, korban meminta tolong tersangka untuk mencarikan orang yang bisa meminjamkan uang Rp 1 juta, karena korban sedang butuh uang," imbuhnya.

Bukannya membantu mencarikan pinjaman uang, tersangka justru membunuhnya dengan mencekiknya. Tersangka melakukan hal itu karena ingin menguasai harta benda korban, seperti handphone, perhiasan, dan televisi.
(mei/aan)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed