DetikNews
Rabu 20 September 2017, 19:35 WIB

Kasus Korupsi APBD Papua, Polri Masih Kumpulkan Informasi

Audrey Santoso - detikNews
Kasus Korupsi APBD Papua, Polri Masih Kumpulkan Informasi Lukas Enembe saat diperiksa Bareskrim (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Karo Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan kasus dugaan korupsi APBD Papua masih dalam tahap pengumpulan informasi. Diketahui awal September lalu, Gubernur Papua Lukas Enembe dimintai keterangan oleh polisi terkait hal ini.

"Masih pendalaman-pendalaman saja. Masih mengumpulkan informasi saja," ujar Rikwanto di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

Rikwanto mengatakan polisi belum mengambil kesimpulan apa pun atas perkara dugaan korupsi yang berlangsung sejak 2013 sampai 2016 ini.

"Jadi belum ada kesimpulan apa-apa. Masih ada saksi-saksi lain yang mungkin dipanggil," kata Rikwanto.




Ditanyai apakah akan dilakukan pemeriksaan tambahan kepada Lukas Enembes, Rikwanto menjawab hal itu tergantung kebutuhan penyidik akan materi perkara.

"Itu tergantung penyidik. Kalau masih diperlukan, ya nanti diperiksa lagi," ucap Rikwanto.

Gubernur Lukas Enembe menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri pada 4 September lalu. Lukas dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi anggaran yang dikelola Pemprov Papua.

Kasubdit V Direktorat Tipikor Bareskrim Polri Kombes Indarto mengatakan ada beberapa temuan dugaan perbuatan korupsi. Pemeriksaan tak hanya pada anggaran beasiswa mahasiswa.

Indarto menjelaskan dugaan korupsi diduga terjadi di lingkungan Pemprov Papua selama periode APBD 2013 sampai 2016. "Artinya, jika nanti ada tersangka, ya tersangkanya masing-masing berdasarkan perbuatan melawan hukumnya," ujar Indarto.
(aud/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed