OTT KPK, Ketua DPRD Banjarmasin Lapor Harta Rp 393 Juta 14 Tahun Lalu

ADVERTISEMENT

OTT KPK, Ketua DPRD Banjarmasin Lapor Harta Rp 393 Juta 14 Tahun Lalu

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 15 Sep 2017 10:59 WIB
Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali. (Rudy Firmanto/detikcom)
Jakarta - Ketua DPRD Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Iwan Rusmali, ditangkap KPK atas dugaan menerima suap. Irwan diketahui memiliki harta Rp 393 juta dalam laporan harta kekayaan 14 tahun lalu.

Dilihat dari halaman LHKPN KPK, Jumat (15/9/2017), Iwan terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 29 Desember 2003. Kala itu total kekayaan Irwan sejumlah Rp 393.600.000.

Pada 14 tahun lalu, harta Iwan terdiri dari harta bergerak dan tak bergerak. Harta tak bergerak antara lain tanah dan bangunan di Banjarmasin senilai Rp 124 juta. Selain itu, ada tanah di Banjarmasin di lokasi berbeda yang dibeli pada 2003 dengan nilai Rp 20 juta.


Harta bergerak Iwan terdiri dari sejumlah kendaraan dan logam mulia. Mobil yang dimiliki Iwan terdiri dari Nissan Terano, Suzuki Jimny, dan motor Honda. Keseluruhan nilai kendaraan adalah Rp 235 juta.

Sementara itu, logam mulia yang dimiliki Irwan dalam laporan terakhirnya senilai Rp 8 juta. Terakhir adalah aset berupa giro dan setara kas senilai Rp 5,6 juta.


Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut ada 5 orang yang diamankan dalam OTT. Selain Iwan, Dirut dan Bendahara PDAM serta dari pihak swasta turut ditangkap. OTT dilakukan pada Kamis (14/9) malam.

Hingga saat ini, belum diketahui kasus apa yang melatarbelakangi OTT tersebut. KPK akan melakukan pemeriksaan selama kurang-lebih 24 jam untuk menentukan status hukum terperiksa lebih lanjut. (rna/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT