DetikNews
Kamis 14 September 2017, 16:04 WIB

Brankas Pasutri dalam Bedcover Ditemukan, Perhiasannya Dijual

Mei Amelia R - detikNews
Brankas Pasutri dalam Bedcover Ditemukan, Perhiasannya Dijual Foto: Polisi menemukan brankas milik pasutri dalam bedcover yang dibuang trio pembunuh.Fotografer: Istimewa
Jakarta - Brankas milik pasutri Husni Zarkasih (58) dan Zakiah Husni (53) akhirnya ditemukan. Trio pembunuh membuka brankas itu di bengkel las. Lalu, mereka menjual perhiasan dalam brankas itu.

"Brankasnya sudah ditemukan di sebuah bengkel las di Semarang, Jawa Tengah," ujar Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus kepada detikcom, Kamis (14/9/2017).



Agus mengatakan ketiga tersangka Z, EK dan ST membawa kabur brankas setelah membunuh Husni dan Zakiah di rumahnya di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu 10 September 2017. Kemudian pada Senin 11 September 2017 sekitar pukul 08.00 WIB, para tersangka membawa brankas tersebut ke sebuah bengkel las di Jl Raya Kuripan, Semarang, Jateng.

Trio pembunuh membuka brankas itu di bengkel las.Trio pembunuh membuka brankas itu di bengkel las. Foto: Fotografer: Istimewa


"Para tersangka datang ke bengkel las tersebut dan meminta dibukakan brankas berwarna hitam tersebut," kata Antonius.

Pembunuh mengambil perhiasan dan barang berharga yang disimpan Husni dan Zakiah dalam brankas itu.Pembunuh lalu mengambil perhiasan dan barang berharga yang disimpan Husni dan Zakiah dalam brankas itu. Foto: Fotografer: Istimewa

Kepada tukang las, para tersangka mengupahinya Rp 20 ribu untuk membuka brankas tersebut. Brankas tersebut berisi sejumlah barang berharga.


"Di dalam brankas tersebut berisi perhiasan dan surat amplop warna putih," kata dia.

Pembunuh meninggalkan brankas kosong itu di bengkel las.Pembunuh meninggalkan brankas kosong itu di bengkel las. Foto: Fotografer: Istimewa

Setelah berhasil dibuka, para tersangka lalu membawa barang-barang dalam brankas tersebut. Mereka meninggalkan brankas itu dalam keadaan kosong. Para pelaku kemudian menjual perhiasan tersebut. "Brankasnya ditinggal di bengkel las itu dan sudah kami sita," tandasnya.


(mei/aan)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed