Abi Tertuduh Pencuri Vape Tewas Akibat Pendarahan di Kepala

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 13 Sep 2017 19:13 WIB
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta - Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan Abi Qowi Suparto (20) tewas akibat ada pendarahan di kepala dan dada sebelah kanan. Nico mendapatkan informasi itu dari hasil pemeriksaan sementara seusai pembongkaran makam Abi, Selasa (12/9).

"Untuk kasus vape, setelah kita melakukan bongkar mayat dan dokter sedang melakukan pemeriksaan terhadap hasil bongkar mayat, sementara ditemukan korban meninggal dunia akibat pendarahan di belakang kepala dan dada sebelah kanan. Itu sementara hasil dari dokter," kata Nico di Mapolda Metro, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (13/9/2017).





Nico menjelaskan hasil pemeriksaan dari dokter forensik itu akan dicocokkan dengan keterangan saksi. Setelah itu, polisi akan menggelar prarekonstruksi dan rekonstruksi untuk melihat kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam pengeroyokan.

"Kemudian, setelah kami cocokkan keterangan dokter dengan berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka, kami akan lakukan prarekonstruksi. Kami rencanakan selambat-lambatnya minggu depan setelah hasil dari dokter sudah keluar tertulis, kemudian BAP tersangka sudah lengkap, maka kami akan rekonstruksi untuk melihat apakah ada pihak-pihak lain," jelasnya.

Abi sebelumnya ditemukan dalam kondisi kritis setelah dilakukan pengeroyokan oleh sekelompok orang di sebuah toko vape. Setelah itu, dia dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Pihak keluarga kemudian melapor ke polisi setelah melihat video pengeroyokan Abi dua hari pascakematiannya. Polisi juga telah menangkap lima orang tersangka dalam kasus ini.

Selain itu, polisi telah melakukan pembongkaran makam Abi untuk menentukan penyebab kematiannya. Hasil yang didapatkan sementara, tim forensik menemukan sejumlah titik luka pada jasad Abi. (knv/rvk)