DetikNews
Rabu 13 September 2017, 11:17 WIB

Digandeng Pemprov, Polda Metro Siap Tindak Mobil Parkir Sembarangan

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Digandeng Pemprov, Polda Metro Siap Tindak Mobil Parkir Sembarangan Wakapolda Metro Brigjen Suntana (Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya siap bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menerapkan aturan mobil yang harus diparkir di garasi. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana menyatakan akan mendukung kebijakan tersebut.

"(Aturan) Pemda itu. Itu kan sudah diatur oleh Pemda. Kewajiban dan tanggung jawab polisi nanti mem-back up semua kebijakan yang dilakukan oleh Pemda DKI," kata Suntana di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).


Suntana yakin aturan tersebut dapat berjalan dengan baik. Dia menyebut sudah ada beberapa negara yang berhasil menerapkan aturan itu.

"Sangat memungkinkan karena kita kan juga belajar di daerah-daerah, di negara-negara tertentu ya. Kayak di Jepang, di tempat-tempat lain itu, orang kalau mau beli itu, menunjukkan lahan parkir," jelasnya.

Suntana mengaku masih menunggu arahan dari Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat untuk menerapkan aturan itu. Dia menegaskan aturan tersebut tidak menabrak undang-undang lalu lintas yang ada.


"Kita tinggal menunggu perintah dari Pak Gubernur. Memang itu semuanya kan untuk ketertiban ya. Sangat bagus dan polisi pasti akan melakukan back up yang sepenuhnya," paparnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk menerapkan aturan pada Perda Nomor 5 Tahun 2014 pada Pasal 104 soal transportasi. Djarot mengatakan nantinya setiap warga yang ingin mengajukan STNK baru harus menunjukkan surat keterangan memiliki garasi.

"Kalau seseorang tidak bisa tunjukkan bukti garasi, maka STNK-nya tidak bisa diproses, tidak bisa atas nama dia," kata Djarot saat dimintai konfirmasi terpisah.


Djarot menegaskan warga yang ingin membeli mobil baru harus menyertakan surat keterangan dari RT dan RW setempat. Dia akan berkoordinasi dengan Samsat untuk penerbitan STNK mobil baru yang ada.

"Ya itu ada jaminan, mengetahui siapa sepengetahuan sampai RT, RW bahwa Djarot mau beli mobil ada nggak jaminan dia punya garasi. Baru kita sampaikan ke Samsat untuk diproses," jelasnya.
(fdu/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed