DetikNews
Rabu 13 September 2017, 09:54 WIB

Djarot Sebut Latih Anak SMU Masuk Polri Bisa Potong Rantai KKN

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Djarot Sebut Latih Anak SMU Masuk Polri Bisa Potong Rantai KKN Foto: Pemprov DKI Jakarta menandatangani kerja sama dengan Polda Metro Jaya. (Fida-detikcom)
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menandatangani perjanjian kerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk merekrut lulusan SMA menjadi anggota polisi. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berharap kerja sama tersebut dapat menghasilkan anggota kepolisian yang unggul.

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017). Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono hadir dalam kesempatan itu.

Djarot ingin kerja sama tersebut menghasilkan polisi yang berintegritas. Selain itu, budaya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam seleksi anggota kepolisian juga dapat dihilangkan.

"Karena sejak awal kita aktif melatih, ini sekaligus memotong mata rantai KKN. Siapapun boleh menjadi polisi, dengan cara seperti itu bisa ikut seleksi sejak awal. Jadi anda mendapatkan sumber daya yang berkualitas," kata Djarot.

Pemprov DKI Jakarta menandatangani kerja sama dengan Polda Metro Jaya.Pemprov DKI Jakarta menandatangani kerja sama dengan Polda Metro Jaya. Foto: Fida-detikcom

Djarot mengatakan pelatihan tersebut merupakan terobosan yang baik untuk mencari calon anggota kepolisian yang unggul. Anggota kepolisian harus dipersiapkan sejak dini.

"Tidak ada yang sifatnya instan. Anda ingin jadi pemain bola yang hebat, itu harus sejak dini. Ada jenjangnya, seseorang yang ingin menjadi polisi yang hebat harus dipersiapkan. Nggak ada yang instan, harus dipersiapkan sejak sekolah," paparnya.

Djarot secara khusus meminta ada perhatian pada anak-anak SMA yang ada di Kepulauan Seribu. Sebab, banyak anak-anak Kepulauan Seribu yang layak menjadi polisi namun terbentur sulitnya akses informasi.

"Saya minta khusus minta ada perhatian pada Kepulauan Seribu. Anak-anak pulau itu kita ingin jiwa kepolisian sudah bisa ditemukan," jelasnya.

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana berharap dapat menjaring calon anggota kepolisian yang berkualitas. Ada sekitar 1.000 kuota anggota polisi yang ada di Jakarta.

"Kita ingin mencari bibit terbaik, sehingga bisa diberdayakan sedemikian rupa untuk kemaslahatan Jakarta," katanya.

Kerja sama ini dilakukan untuk setahun ke depan. Siswa SMA atau SMK akan dijaring di masing-masing sekolah yang kemudian akan dilatih intensif selama 6 bulan.
(fdu/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed