DetikNews
Selasa 12 September 2017, 10:40 WIB

Kasus Korupsi e-KTP, KPK Panggil Ajudan Novanto

Faiq Hidayat - detikNews
Kasus Korupsi e-KTP, KPK Panggil Ajudan Novanto Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - KPK memanggil tiga sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Rencananya, tiga saksi akan diperiksa untuk tersangka Ketua DPR Setya Novanto.

"Iya tiga orang dipanggil sebagai saksi terkait tersangka SN (Setya Novanto)," kata Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati kepada wartawan, Selasa (12/9/2017).


Tiga saksi tersebut adalah ajudan Setya Novanto, Corneles Towoliu; Kasi Pencatatan Perubahan Pewarganegaraan Akibat Non Kelahiran Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Diana Anggraeni; dan Kepala Subdit Perencanaan Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak M Tunjung Nugroho.

Dalam kasus ini, Novanto ditetapkan sebagai tersangka keempat dalam pusaran kasus korupsi e-KTP. Ia diduga berperan dalam proses perencanaan, pembahasan anggaran, hingga pengadaan barang dan jasa melalui tersangka lain, Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Saat proyek bergulir, Novanto menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR. Megaproyek pengadaan e-KTP disebut merugikan negara Rp 2,3 triliun dari total nilai proyek sekitar Rp 5,9 triliun.




Namun Novanto pernah membantah menerima aliran dana dari kasus korupsi e-KTP menyusul penetapannya sebagai tersangka. Novanto mengatakan sudah ada bantahan dari tersangka yang menyebut dia tidak menerima aliran dana tersebut.

"Itu kita sudah lihat di sidang tipikor pada 3 April 2017. Di dalam fakta persidangan, Saudara Nazar (menyatakan), keterlibatan saya di e-KTP disebutkan tidak ada. Dan sudah membantah tidak terbukti terima Rp 574 miliar," ucap Novanto dalam jumpa pers di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/7).
(fai/aan)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed