DetikNews
Senin 11 September 2017, 16:13 WIB

Komisi IX Ogah Raker dengan Menkes Bila Tak Beri Sanksi RS Mitra

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Komisi IX Ogah Raker dengan Menkes Bila Tak Beri Sanksi RS Mitra Menkes Nila (Lamhot Aritonang/detikcom)
FOKUS BERITA: Kisah Pilu Bayi Debora
Jakarta - Komisi IX DPR menggelar rapat bersama Menteri Kesehatan Nila F Moeloek terkait kasus meninggalnya bayi Debora. DPR meminta Menkes memberikan sanksi tegas kepada pihak rumah sakit.

"Bu Menteri, kita tidak membantah RS sudah mau memberikan pelayanan tapi itu juga karena dia mau bayar. Tapi kenapa dalam keadaan dia belum bayar tidak mau melayaninya," kata anggota Komisi IX dari Fraksi PKS Ansory Siregar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/9/2017).

"Jadi kami ingin sanksi tegas dari pemerintah. Saya minta kepada Ketua agar tidak membahas anggaran dulu. Percuma bahas anggaran banyak-banyak tapi belum ada sanksi yang jelas," lanjutnya.



Pernyataan senada disampaikan anggota Fraksi Gerindra Robert Rouw. Dia meminta Menkes Nila dan Kementerian Kesehatan dapat menyelesaikan masalah ini secepatnya. Ia bahkan memberikan waktu 1x2 jam sebelum berlanjut membahas anggaran.

"(Waktu) 1x2 jam Ibu silakan ngomong dulu berikan pernyataan, baru kita bahas lagi soal anggaran. Kita nggak ingin suasana kebatinan ini jadi tidak enak karena membahas anggaran dalam suasana seperti ini," tambah Robert.

Hal itu kemudian disepakati Ketua Komisi IX sekaligus pimpinan rapat, Dede Yusuf, untuk menskors rapat. Dia meminta Menkes Nila dapat segera memberikan pernyataan terkait sanksi dalam kasus bayi Debora.

"Jadi kita setujui untuk menskors rapat selama 30 menit. Supaya Ibu Menteri bisa memberikan pernyataan tegas, baru selanjutnya kita bicarakan soal anggaran," tutur Dede.
(adf/rvk)
FOKUS BERITA: Kisah Pilu Bayi Debora
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed