DetikNews
Jumat 08 September 2017, 00:02 WIB

Sejumlah Musisi Ramaikan Konser Musik Peringati Kematian Munir

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sejumlah Musisi Ramaikan Konser Musik Peringati Kematian Munir Foto: Arief Ikhsanudin
Jakarta - Sudah 13 tahun sejak aktivis HAM, Munir Said Thalib tewas, namun aktor intelektual pembunuh Munir belum juga tertangkap. Sebuah lagu dipersembahkan untuk mengenang kematian Munir yang masih menyisakan misteri ini.

Lagu 'Di Udara' yang sengaja diciptakan grup band Efek Rumah Kaca (ERK) untuk memperingati kematian Munir dilantunkan di pelataran LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Penonton yang didominasi anak muda duduk di depan panggung untuk mendengarkan lagu 'Di Udara'.

"Kita masih terus mengenang dan juga masih menagih kelangsungan kasus Munir. Bukan hanya pion tapi dalang bisa diusut tuntas," ucap vokalis Efek Rumah Kaca Cholil, diantara sela lagu, Kamis (7/9/2017).




Bagi Cholil, masyarakat akan menuntut penyelesaian kasus sampai tuntas. "Kita selalu menuntut dan ada di sini hadir dalam aksi yang lebih besar. Kasus ini harus selesai dengan cara benar dan adil," kata Cholil.

Di tengah acara, istri Munir, Suciwati Munir mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Dia merasa senang dukungan penyelesaian kasus Munir tidak henti meski sudah 13 tahun. Apalagi, mayoritas yang hadir dalam acara ini anak muda.

"Saya senang dan bangga kepada anak muda," katanya.


Dia merasa musik adalah salah satu cara menuntut pemerintah. Hal ini lebih baik daripada aksi yang merusak segala fasilitas dan menimbulkan keributan.

"Perlawanan tidak harus anarki (berbuat merusak). Tapi berkualitas, tidak kenal lelah dan ada ruang yang tidak pernah diisi, disana kita akan memilih untuk bersuara sekeras-kerasnya," ucap Suciwati.

Selain ERK, acara musik ini diramaikan juga oleh beberapa musisi. Mereka di antaranya Jason Ranti dan Oscar Lolang.
(aik/gbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed