Hapus Mobil Dinas, Hukum Mati Koruptor

Dari Muswil ICMI Eropa III

Hapus Mobil Dinas, Hukum Mati Koruptor

- detikNews
Senin, 16 Mei 2005 20:19 WIB
Den Haag - Dr. Sofyan S. Siregar MA kembali terpilih sebagai ketua ICMI Orwil Eropa. Rekomendasi politiknya antara lain: hapus mobil dan rumah dinas, serta hukum mati para koruptor.Demikian hasil dari Musyawarah Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Muswil ICMI) Orwil Eropa ke-3, yang berlangsung selama dua hari, 14-15/5/2005, di Den Haag.Sofyan terpilih secara musyawarah mufakat untuk periode 2005-2010, setelah laporan pertanggung jawabannya diterima oleh sidang Muswil. Ia mengungguli tiga kandidat pesaingnya yakni Achmad Mochtar MSc (Orsat Jerman), Zulheri SH Mhum (Orsat Belanda), dan Nizma, satu-satunya kandidat wanita yang mewakili Orsat Inggris.Sebelumnya, pria yang menjadi Duta Perdamaian lembaga dunia Interreligious and International Federation for World Peace, dosen pada Universitas Islam Eropa di Rotterdam dan dosen terbang tetap Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), itu menapak dari Orsat Belanda, lalu naik memimpin ICMI Orwil Eropa periode 2000-2005.Dalam pernyataan singkatnya, Sofyan menekankan kembali mengenai posisi ICMI yang bukan alat kepentingan politik atau untuk mencari kedudukan. "ICMI bukan kendaraan politik, tapi bisa dijadikan lem perekat," katanya. Muswil yang mengambil tema "Revitalisasi Peran ICMI Memberantas KKN" itu mengeluarkan dua rekomendasi politik. Pertama, ICMI harus bisa mengambil peran dalam meningkat moral kebangsaan. Kedua, meminta pemerintahan duet Yudhoyono-Kalla agar merealisasikan program penegakan supermasi hukum dan pemberantasan KKN, dengan tindakan a.l: menghukum mati para koruptor, meniadakan dan melarang dana taktis, serta meningkatkan efisiensi, misalnya menghapuskan mobil dan rumah dinas. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads