DetikNews
Rabu 30 Agustus 2017, 19:13 WIB

Andi Lala cs Mulai Diadili di Medan, Terancam Hukuman Mati

Jefris Santama - detikNews
Andi Lala cs Mulai Diadili di Medan, Terancam Hukuman Mati Sidang Andi Lala cs di Medan (Jefris Santama/detikcom)
Medan - Andi Lala dan komplotannya, yang terlibat dalam pembunuhan sadis sekeluarga, mulai diadili di Pengadilan Negeri Medan. Mereka terancam hukuman mati.

Andi Lala, Andi Saputra, dan Roni mulai diadili di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara. Mereka menjalani sidang dalam perkara kasus pembunuhan sekeluarga di Medan.

Andi Lala Cs Mulai Diadili di Medan, Terancam Hukuman MatiSalah satu terdakwa memakai tongkat (Jefris Santama/detikcom)
Sidang tersebut mulai berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (30/8/2017). Majelis hakim dipimpin Domingus Silaban, sementara jaksa penuntut umumnya Kadlan Sinaga.

TONTON JUGA: Sepekan Pelarian Pembunuhan Sadis di Medan

Salah satu terdakwa, Roni, masih mengenakan tongkat. Dia tampak kesulitan saat berjalan. Ketiga terdakwa ini terlihat tenang saat sidang berlangsung.

Jaksa mendakwa Andi Lala melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65, Pasal 338, Pasal 365, dan Pasal 363. Sedangkan Andi Saputra dan Roni didakwa melanggar Pasal 340 juncto Pasal 338, Pasal 365, Pasal 363, dan Pasal 480.

"Ancaman pidana mati," kata jaksa Kadlan Sinaga.

BACA JUGA: Andi Lala Juga Terlibat Pembunuhan Selingkuhan Istrinya

Ia mengatakan motif pembunuhan sekeluarga yang menewaskan Riyanto (40), Sri Ariyanti (40), Sumarni (60), Naya (13), dan Gilang adalah dendam.

Andi Lala Cs Mulai Diadili di Medan, Terancam Hukuman MatiPolisi menjaga pengadilan Andi Lala cs. (Jefris Santama/detikcom)
"Motif gara-gara sabu, tapi nggak dipenuhi," imbuh Kadlan. Selain membacakan dakwaan kasus pembunuhan satu keluarga di Medan, jaksa membacakan dakwaan kasus pembunuhan yang dilakukan Andi Lala terhadap selingkuhan istrinya di Deli Serdang pada 2015.

BACA JUGA: Ujung Pelarian Andi Lala Si Pembunuh Sadis Satu Keluarga di Medan

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini terjadi pada Minggu (9/7). Selain lima korban tewas, seorang balita sempat kritis. Balita itu bernama Kinara. Sebelum tertangkap, Andi Lala berusaha melarikan diri dan berpindah lokasi. Dia akhirnya tertangkap di rumah saudaranya di Indragiri Hilir, Riau.
(fay/fay)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed