Pengganti Jenderal Da'i Diharapkan Mampu Berantas KKN Internal
Jumat, 13 Mei 2005 20:10 WIB
Jakarta - Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Da'i Bachtiar, belum memuaskan. Terutama dalam melawan KKN di dalam tubuh Polri sendiri. Jika nantinya Da'i diganti, diharapkan penggantinya bisa menuntaskan masalah yang sangat serius tersebut.Penilaian dan harapan itu dilontarkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Akil Mochtar, dalam diskusi mengenai kepemimpinan Polri di Gedung DPR/MPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (13/5/2005). "Figur yang banyak masalah tidak akan mampu memberi perubahan peningkatan kinerja Polri," tandas Akil Mochtar.Meski dalam memberantas KKN internal dinilai belum serius, toh Akil masih memberi nilai plus untuk Da'i. "Polri sudah cukup serius memberantas terorisme dan kejahatan transnasional," ujar Akil.Sedangkan pengamat kepolisian dari UI, Erlangga Masdiana, berpendapat, wajah Polri akan berubah jika dipimpin oleh figur yang memiliki tim yang kuat. "Tetapi sekuat apapun pengganti Da'i, kalau tim yang dimiliknya tidak kuat, juga tidak akan ada perubahan apa-apa," tandas dia. Erlangga berpendapat, kemampuan tim Dai mengubah imej Polri di mata internasional juga tidak lepas dari arus global mengenai pemberantasan terorisme dan kejahatan transnasional. "Sebab kalau tidak ikut, polisi akan digebuki dunia internasional," katanya.Beberapa nama pengganti Da'i memang sudah disebut-sebut. Mereka antara lain, Komjen Pol Sutanto, Komjen Pol Makbul Padmanegara dan Komjen Pol Adang Dorojatun. Siapa nanti yang akan dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono? Kita tunggu saja.
(ton/)











































