Menteri Asal Golkar Diganti Jika Rapornya Merah
Jumat, 13 Mei 2005 17:45 WIB
Jakarta - Fahmi Idris dan Aburizal Bakrie terancam ditarik Golkar dari kementerian Kabinet Indonesia Bersatu jika rapornya merah. Sudah disiapkan calon penggantinya?Penilaian terhadap kinerja keduanya dilakukan dalam masa satu tahun kerja, terhitung sejak Kabinet Indonesia Bersatu dilantik pada 21 Oktober 2004.Fahmi yang berstatus sebagai pengurus di Golkar menjabat sebagai menteri tenaga kerja dan transmigrasi. Sedangkan Aburizal Bakrie, pengusaha yang menjadi kader Golkar ini menjabat sebagai menteri koordinator perekonomian."Ya tentu berdasarkan kemampuan masing-masing. Kalau ada yang tidak mampu, maka akan diganti dengan yang mampu," kata Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla.Hal itu disampaikan dia kepada wartawan usai membuka Rapimnas I Kesatuan Perempuan dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) di Hotel Borobudur Jalan Lapangan Banteng Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2005).Kalla menanggapi permintaan Ketua Umum AMPG Yorris Raweyai yang dalam sambutannya mendesak Golkar untuk mereposisi hubungan dengan pemerintah, mengingat posisi Golkar yang sangat struktural dan strategis."Penilaian terhadap kinerja mereka (menteri asal Golkar) berdasarkan performa, tidak didasarkan pandangan lain," tukas Kalla yang juga wakil presiden ini.Langkah Kalla untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja menteri asal Golkar tersebut senada dengan bosnya di pemerintahan, yakni Presiden SBY yang berencana akan mengevaluasi kinerja satu tahun seluruh menterinya dalam Kabinet Indonesia Bersatu.
(sss/)











































