Kata Kostrad Soal Banyaknya Berita Kegiatan Mereka di Saracen News

Elza Astari Retaduari - detikNews
Jumat, 25 Agu 2017 18:24 WIB
Foto: Markas Kostrad. (Elza Astari Retaduari/detikcom).
Jakarta - Situs Saracen News banyak menampilkan berita-berita mengenai TNI, termasuk berbagai kegiatan Kostrad. Kostrad pun memastikan tidak memiliki ikatan dengan situs berita yang diduga terkait dengan grup penyebar isu SARA, Saracen.



"Berita yang ada dalam website SARACEN CYBER TEAM NEWS.COM https://www.saracennews.com/ dengan menampilkan isi link berita tentang kegiatan satuan jajaran Kostrad adalah tidak benar didapatkan langsung secara resmi dari
Penerangan Kostrad maupun oleh rekan-rekan mitra Kostrad," ujar Kapen Kostrad Letkol Inf Putra Widyawinaya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/8/2017).

Di situs Saracen News, banyak terdapat berita-berita kegiatan Kostrad. Update terakhir dari situs ini mengenai Kostrad diposting pada Rabu (23/8) lalu. Setidaknya ada 5 berita tentang Kostrad pada satu hari itu.

Kata Kostrad Soal Banyaknya Berita Kegiatan Mereka di Saracen NewsFoto: Screenshot Situs Saracen News

Artikel terakhir yang diposting Saracen News adalah mengenai acara peringatan HUT ke-72 RI yang diadakan Yonif Raider 323/BP Kostrad bertajuk 'Gebyar Merah Putih'. Putra menyebut Penerangan Kostrad memang memposting berita yang sama di webiste resmi mereka.

"Penerangan Kostrad telah memposting berita tersebut terlebih dahulu pada tanggal 21 Agustus 2017 yang bisa didapatkan di situs resmi web kostrad www.kostrad.mil.id dengan judul Acara puncak 'Gebyar Merah putih' Yonif Raider 323 Kostrad dan termasuk berita-berita lainnya yang berkaitan tentang kegiatan satuan jajaran Kostrad lainnya," terangnya.

Kata Kostrad Soal Banyaknya Berita Kegiatan Mereka di Saracen NewsFoto: Screenshot Situs Saracen News

Berita-berita tentang Kostrad yang diposting Saracen News diduga diambil melalui website resmi Kostrad yang bisa diakses siapa saja. Kostrad menegaskan tidak ada kerja sama antara pihaknya dengan Saracen News.

"Tidak benar Penerangan Kostrad menjalin kerja sama dengan reporter maupun wartawan dari Saracen cyber team news.com dalam bentuk apapun," tegas Putra.


Kostrad juga memastikan, Saracen News telah memposting berita-berita Kostrad tanpa izin. Untuk itu, kata Putra, Kostrad tidak bertanggung jawab terhadap pemberitaan yang diposting di situs tersebut.

"Tidak benar bahwa situs Saracen cyber team news.com telah mendapatkan izin resmi pemberitaan dari Penerangan Kostrad untuk memuat link-link berita yang sudah terlebih dahulu dimuat dalam situs resmi Penkostrad," ujar dia.


"Kostrad dalam hal ini Penkostrad, dengan ini menyatakan TIDAK TERKAIT DAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB terhadap segala postingan/pemberitaan yang dibuat oleh Saracen cyber team news.com maupun akun-akun pribadi pengelola www.saracennews.com," imbuh Putra.

Di situs Saracen News, terpampang struktur redaksi mereka. Pimpinan redaksi atau penanggung jawab Saracen News diketahui bernama Jasriadi.

Jasriadi (JAS) merupakan satu dari 3 orang Grup Saracen yang diciduk Bareskrim Polri karena terindikasi sebagai kelompok penyebar isu SARA di media sosial. JAS ini disebut sebagai pimpinan dari Grup Saracen itu.

Kata Kostrad Soal Banyaknya Berita Kegiatan Mereka di Saracen NewsFoto: Screenshot Situs Saracen News

Sebelumnya diberitakan, di media sosial diramaikan dengan beredarnya nama-nama pengurus yang disebut masuk dalam struktur sindikat Saracen penyebar isu SARA. Polri mengatakan masih mendalami kabar tersebut.

Nama-nama pengurus itu ada dalam screenshot foto yang tersebar di media sosial, salah satunya di Twitter. Dari sejumlah nama-nama itu ada pula orang yang dikenal publik. Seperti advokat Eggi Sudjana dan mantan bakal cagub Banten Mayjen TNI (Purnawirawan) Ampi N Tanudjiwa. (elz/fjp)