"Musim kemarau tahun ini dialami tiga desa," kata Abdul Iman saat dihubungi, Kamis (24/8/2017).
Ketiga desa itu yakni Desa Ridogalih dengan toal 1.216 kepala keluarga yakni Desa Ridogalih dengan 1.216 KK, Desa Ridomanah dengan 805 KK dan Desa Sinarjati dengan 638 KK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena kekeringan, warga mengambil air di Kali Cihoe dan Kali Cipamingkis untuk keperluan sehari-hari.
"Kami sudah lapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, soalnya kondisi air di kolam artesis sudah mulai mengecil. Termasuk aliran kali juga sudah mulai mengering, karena suhu panas semakin hari semakin tinggi," jelasnya.
Ketua RT 2/RW 1 Kampung Ciketuk, Desa Sinarjati, Rohman Gobel mengatakan warga sudah mengeluhkan sumur yang kering. Aktivitas mereka menjadi terganggu.
"Kalau malam warga sudah kurang tidur karena harus nyari air ke sungai tengah malam. Ini kalau enggak ada hujan, enggak sampai setengah bulan sudah kering semua," ujar Rohman.
(edo/fdn)











































