"Pendaftaran dan pengembalian formulir kita tutup hari ini sampai pukul 23.59 WIB," kata Ketua Harian DPD Partai Golkar Jatim Freddy Poernomo di kantor DPD Partai Golkar Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Sabtu (19/8/2017).
Pendaftaran bacagub dan bakal cawagub Pilgub Jatim 2018 dibuka selama dua pekan sejak Senin (7/8). Ada 5 bakal calon yang sudah mengambil dan mengembalikan formulir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Inspektur Pemprov Jatim Nurwiyatno, mantan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio. Kelima, anggota DPR RI yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ridwan Hisjam.
"Tahapan selanjutnya masuk ke verifikasi pemberkasan selama seminggu. Nanti kita berikan batas waktu seminggu atau sampai 26 Agustus, kita berikan kesempatan kepada bakal calon untuk melengkapinya," tutur Freddy.
Setelah verifikasi pemberkasan, para bakal cagub akan memaparkan visi-misinya di hadapan seluruh pengurus DPD PG Jatim dan DPD kabupaten/kota se-Jawa Timur.
"Seluruh bacagub akan kita survei dan seluruh proses ini kita sampaikan ke DPP, untuk menentukan kemana rekomnya dari kelima calon ini," jelasnya.
Menurut Freddy, hingga hari terakhir pukul 18.00 WIB, tidak ada kabar dari Khofifah Indar Parawansa atau pun timnya.
"Mulai pembukaan pendaftaran sampai saat ini tidak ada satu pun komunikasi dari Bu Khofifah maupun timnya dengan tim desk pilkada. Tidak tahu kalau komunikasi langsung ke DPP," ujarnya.
Meski keputusan rekomendasi berada di DPP Golkar, bakal cagub/cawagub seharusnya ikut mendaftar di DPD PG Jatim.
"Pantes-pantese kene yo disopo rek. Kan yo sering lewat ngarepe kantor (DPD PG Jatim). Eh mampir ta yo opo. (Sepantasnya kita juga disapa. Kan juga sering lewat depan kantor. Mampir atau bagaimana)," jelas Freddy.
"Mudah-mudahan (DPP) memutuskan 1 dari 5 bakal calon yang direkomendasi," sambungnya. (roi/fdn)











































