DetikNews
Selasa 15 Agustus 2017, 15:52 WIB

Johannes Marliem Tewas, JK: Proses Kasus e-KTP Harus Berlanjut

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Johannes Marliem Tewas, JK: Proses Kasus e-KTP Harus Berlanjut Wapres Jusuf Kalla/Foto: Ferdinan
Jakarta - Saksi kunci e-KTP Johannes Marliem tewas diduga bunuh diri di Los Angeles (LA), Amerika Serikat. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan penyidikan perkara yang ditangani KPK harus tetap berlanjut.

"Bukan berharap, harus berlanjut. Karena ini sudah jalan kan dan sudah dua gelombang (penanganan). Pasti kalau kita lihat prosesnya sangat terbuka sekali," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (15/8/2017).



JK ikut berbelasungkawa atas kematian Johannes. Menurutnya perlu ada penyelidikan soal kematian pemegang green card AS ini.

"Saya berbela sungkawa atas kematian yang masih perlu penelitian lebih lanjut sebabnya kenapa. Namun dalam kasus itu kan ratusan saksi, tidak tergantung saksi itu dengan satu orang. Pasti kesaksiannya sangat penting, tapi kan ada juga ratusan saksi lain yang dipersiapkan KPK," terangntya.



Sebelumnya, website Badan Pemeriksa Medis-Koroner County Los Angeles, Selasa (15/8/2017), Marliem dinyatakan bunuh diri dengan luka tembak di kepala.

Diinformasikan dalam website tersebut Marliem merupakan warga negara AS yang lahir 26 Oktober 1984. Ia dinyatakan meninggal pada 10 Agustus 2010.

Status kasus Marliem dinyatakan ditutup sebagai bunuh diri. Meski begitu penyelidikan tambahan masih ditangguhkan.
(fiq/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed