"Keterangan dari korban masih berubah-ubah, misalnya korban pernah menyampaikan (pelaku) tiga orang. Kita cek CCTV dan saksi-saksi, dan dia masih berubah-ubah. Benar peristiwa itu terjadi atau tidak, itu yang kita selidiki," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja di kantornya, Denpasar, Bali, Jumat (11/8/2017).
Brigadir Suda hingga kini masih dirawat di RS Trijata Denpasar. Tim penyidik akan menunggu Brigadir Suda hingga betul-betul sehat dan mampu memberikan keterangan yang konsisten.
"Faktor keterangan berubah-ubah diduga (dampak) kekerasan hingga muntah darah itu. Sehingga Labfor meneliti muntahan itu," ujar Hengky.
Terbatasnya saksi saat kejadian juga menjadi kendala penyidik untuk menemukan identitas pelaku. Sejumlah saksi yang telah diperiksa mengaku tidak melihat langsung peristiwa perampasan.
"Yang menolong saksi security, menemukan korban sudah duduk dan mulai siuman sendiri. Kita tetap menyampaikan, pintu keluar-masuk Pulau Bali dijaga terus. Kita pastikan dulu peristiwa ini benar atau tidak terjadi," ucap Hengky.
Polda Bali juga akan memanggil psikolog untuk memeriksa kondisi kejiwaan Suda. Psikolog diminta mencari tahu penyebab Suda memberikan keterangan yang berubah-ubah.
"Kita minta pemeriksaan psikolog untuk mencari tahu kenapa keterangannya berubah-ubah," kata Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Sang Made Mahendra Jaya di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, Jumat (11/8/2017).
Suda juga akan menjalani pemeriksaan CT Scan untuk memeriksa luka yang ada di dalam tubuhnya. "Kita coba CT Scan, yang jelas hasil Labfor atas muntahannya itu tidak ada indikasi racun," sebut Mahendra.
Mahendra menyebut keterangan berubah-ubah dari Suda karena tidak mengetahui siapa yang menyerangya hingga membuat senjatanya hilang. "Saya tanya siapa yang memukul, dia bilang tidak tahu. Korban memang ada luka di pipi kiri tapi tidak tahu siapa yang pukul. Dia tidak tahu dipukul dan bagaimana ada luka. Itulah makanya saya harus mendalami dulu karena keterangan korban belum konsisten," imbuhnya. (vid/nvl)











































