Kapolri dan Najwa Shihab Resmikan Pojok Baca di Satpas Daan Mogot

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 10 Agu 2017 10:49 WIB
Kapolri meminta tiap mapolda punya Pojok Baca. (Arief/detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan polisi perlu membuat ruang-ruang mengajar dan buku. Hal itu bukan hanya membantu meningkatkan minat baca, tapi juga bisa mendekatkan polisi dengan masyarakat.

Hal itu disampaikan Tito saat meresmikan Pojok Baca Polda Metro Jaya, di Satpas SIM, Jalan Daan Mogot, Cengkareng Jakarta Barat. Dia meminta pojok baja disediakan oleh kepolisian.

"Ini adalah cara-cara non-kekerasan. Ini mendekati masyarakat dengan buku dan mengajar," ucap Tito kepada wartawan di lokasi acara, Kamis (10/8/2017).

Kapolri Minta Tiap Mapolda Punya Tempat Pojok Baca Kapolri meminta tiap mapolda punya Pojok Baca. (Arief/detikcom)


Tito mengatakan ide ini berasal dari Duta Baca Indonesia Najwa Shihab, yang menyurati Polri. Polri langsung merespons usulan dari Najwa itu.

"Berawal dari surat yang dikirim Ibu Najwa untuk meningkatkan minat baca. Saya terima dengan positif, saya merasa cocok dengan ide ini. Ini jelas dalam rangka menyelamatkan minat baca yang masih rendah, minat baca di polisi juga," ujar Tito.

Tito memerintahkan seluruh polda di Indonesia membuat Pojok Baca. Pojok Baca yang dibuat tidak boleh asal buat.

"Saya perintahkan ke seluruh jajaran kepolisian, ini bertahap. Polda dulu, dalam bulan ini wajib membuat Pojok Baca. Tapi jangan asal buat," kata Tito.

Pojok Baca Polda Metro Jaya berada di salah satu ruangan Satpas SIM Daan Mogot. Di dalamnya ada 2.500 buku yang disumbangkan oleh Perpustakaan Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Ombudsman.

"Ini bukan Pojok Baca yang sederhana. Ini sih namanya bukan Pojok Baca, tapi perpustakaan," puji Najwa Shihab.

Kapolri Minta Tiap Mapolda Punya Tempat Pojok Baca Kapolri meminta tiap mapolda punya Pojok Baca. (Arief/detikcom)
(aik/rvk)