DetikNews
Rabu 09 Agustus 2017, 14:51 WIB

Soal Mediasi dengan Acho, Pengelola Green Pramuka: Kami Tunggu

Ibnu Hariyanto - detikNews
Soal Mediasi dengan Acho, Pengelola Green Pramuka: Kami Tunggu Foto: Pengacara Apartemen Green Pramuka, Muhammad Rizal Siregar memberikan keterangan pers. (Ibnu-detikcom)
Jakarta - Pengelola apartemen Green Pramuka mengaku siap mediasi dengan Muhadkly alias Acho terkait kasus pencemaran nama baik. Acho dalam kasus ini menjadi tersangka karena curhatan yang ditulisnya di blog pribadinya.

"Kalau mediasi dilakukan kami akan tunggu dan kami minta apa yang diminta (mediasi) itu seperti apa," kata Kuasa Hukum Apartemen Green Pramuka Muhammad Rizal Siregar di Green Pramuka Square, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017).


Menurut Rizal, proses mediasi sempat direncanakan dilakukan di Polda Metro Jaya, Selasa (8/8). Namun, masih kata Rizal, pihak Acho tidak datang di Polda.

"Kami dikontak oleh penyidik, kami tidak tahu apakah itu inisiatif dari rekan Acho atau bukan. Bahwa ini untuk mediasi terkaitan proses hukum yang berjalan di Polda. Namun sejak pukul 11.00 WIB seperti yang dijanjikan mediasi tersebut sampai kami tunggu hingga pukul 17.00 WIB, Acho dan kuasa hukumnya tidak hadir di Polda," kata Rizal.


Rizal menjelaskan sebenarnya Acho bisa saja datang langsung ke kantor pengelola apartemen. Karena menurut Rizal, Acho juga berstatus sebagai penghuni apartemen Green Pramuka.

"Kan beliau penghuni sini kalau mediasi yang dia tawarkan bisa saja datang ke kantor Green Pramuka, silakan saja datang ke situ. Karena tidak menutup siapa pun baik penghuni maupun pemilik untuk menyampaikan keluhan apapun yang ada di Green Pramuka," katanya.


Sebelumnya, Acho mengaku tidak tahu tawaran mediasi itu apakah dari pihak pengelola apartemen atau kepolisian. Namun, yang gencar menghubunginya untuk upaya mediasi itu adalah pihak kepolisian.

"Saya nggak tahu itu inisiatif siapa, yang jelas yang gencar menghubungi saya itu pihak penyidik Polda. Entah mereka (polisi) cuma perantara atau inisiator. Saya nggak tahu," jelas Acho kepada detikcom, Selasa (8/8) malam.

Secara terpisah, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan menjelaskan tawaran tersebut bukan datang dari pihak penyidik, melainkan dari pengelola apartemen. Sedangkan polisi hanya menjembatani.

"Bukan permintaan kita, mungkin menanggapinya tidak lengkap. Bahwa itu adalah wujud dari keinginan dari pihak apartemen," jelas Adi.
(ibh/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed