DetikNews
Selasa 08 Agustus 2017, 18:21 WIB

Acho Ditawari Mediasi Pihak Apartemen Asal Hapus Tulisan di Blog

Mei Amelia R - detikNews
Acho Ditawari Mediasi Pihak Apartemen Asal Hapus Tulisan di Blog Komika Acho saat di Polda Metro Jaya (Foto: Cici Marlina/detikcom)
Jakarta - Sejak mencuatnya kasus pencemaran nama baik melalui UU ITE, Muhadkly MT alias Acho mendapat tawaran mediasi dari pihak apartemen. Namun, ada syarat agar mediasi itu disetujui yakni menghapus tulisan Acho tentang curhatan soal apartemen di blognya.

Dalam keterangan pers yang ditulis Acho dan tim kuasa hukumnya yang diterima detikcom, Acho memang mengharapkan ada mediasi sebagai jalan keluar permasalahan tersebut. Acho sangat berharap agar kasus itu tidak sampai berlanjut hingga ke pengadilan.

"Itulah sebabnya sebelum kasus ini ramai, Acho sudah mengontak dan menawari pelapor Danang Surya Winata untuk bertemu dan menyepakati perdamaian. Sayang, tawaran mediasi Acho itu ditolak mentah-mentah oleh Danang," tulis Acho dan tim kuasa hukumnya dalam siaran pers kepada detikcom, Selasa (8/8/2017).



Ditegaskannya, bahwa sampai dengan pelimpahan tahap dua Acho ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat Senin (7/8) kemarin, tawaran mediasi itu tidak pernah disampaikan oleh pihak Apartemen Green Pramuka. Ia juga menegaskan tidak pernah ada upaya dari pihak apartemen untuk membeli kembali unitnya itu.

[Gambas:Video 20detik]

"Tidak betul ada upaya buyback unit Acho dan ada tawaran bertemu oleh pihak pengelola Apartemen Green Pramuka sebelumnya seperti yang dilansir di media massa," sambungnya.



Tawaran mediasi itu baru muncul pada Senin (7/8) malam. Namun, ada syarat cukup berat yang harus dilewati Acho untuk menempuh upaya mediasi itu.

"Persyaratan yang cukup berat diajukan antara lain meminta Acho menghapus tulisan di blognya dan selanjutnya Acho harus meminta maaf," ungkapnya.

Acho dan kuasa hukumnya membuka diri untuk proses mediasi yang ditawarkan itu. Namun, ia pun meminta agar syarat kesepakatan mediasi itu harus bersifat adil.

"Tidak merugikan salah satu pihak dan berjalan transparan karena kasus ini sudah menjadi kasus publik," kata Acho.



(mei/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed