DetikNews
Selasa 08 Agustus 2017, 06:19 WIB

Laporan Dari Madinah

Gelombang Pertama Jemaah Haji Khusus Mulai Masuki Madinah

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Gelombang Pertama Jemaah Haji Khusus Mulai Masuki Madinah Foto: 82 Calhaj khusus mendarat di Bandara Madinah dan disambut oleh Kadaker Bandara Madinah, Arsyad Hidayat.Fotografer: Triono/detikcom
FOKUS BERITA: Haji 2017
Madinah - Selain jemaah haji reguler, kini mulai ada jemaah haji khusus di Madinah. Hari ini, Senin (7/8/2017) tengah malam Waktu Arab Saudi atau Selasa (8/8) pagi Waktu Indonesia, 82 calon jemaah haji khusus mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.


Para jemaah berasal dari daerah-daerah di Jawa Timur. Mereka diberangkatkan via Juanda Sidoarjo dan transit di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang untuk mengikuti prosesi pelepasan oleh Dirjen Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag, Nizar Ali, dan pejabat Kemenag. Selanjutnya, rombongan diterbangkan ke Riyadh dan akhirnya tiba Madinah.

Dokumen-dokumen calhaj khusus diverifikasi , berkas kedatangan lalu diteken.Dokumen-dokumen calhaj khusus diverifikasi , berkas kedatangan lalu diteken. Foto: Fotografer: Triono/detikcom


Para jemaah keluar via Terminal Internasional Bandara Madinah. Di sana, mereka disambut Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Arsyad Hidayat, dan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Madinah. Dokumen-dokumen calhaj khusus diverifikasi , berkas kedatangan lalu diteken.


Pemimpin rombongan jemaah, Zainal Abidin, mengatakan sesuai ketentuan pemerintah, pihaknya membawa satu dokter, satu pembimbing ibadah, dan 4 petugas pendamping dalam penerbangan hingga pelaksanaan haji. Jemaah akan berada di Madinah selama 10 hari, kemudian bergeser ke Makkah. "Akan tinggal di hotel bintang 5," ucap Zainal.

Di tempat yang sama, Kadaker Bandara Madinah, Arsyad Hidayat, meminta pihak travel memegang komitmen. Praktek harus sesuai dengan janji. Travel harus kooperatif terhadap PPIH karena jika ada masalah, keimigrasian misalnya, pemerintah yang akan turun.

Kadaker Bandara Madinah, Arsyad Hidayat, meminta pihak travel memegang komitmen. Praktek harus sesuai dengan janji. Kadaker Bandara Madinah, Arsyad Hidayat, meminta pihak travel memegang komitmen. Praktek harus sesuai dengan janji. Foto: Fotografer: Triono/detikcom


"Kami ada call centre, WA centre. Saya minta pemimpin rombongan berkomunikasi dengan PPIH agar jemaah terlayani dan terlindungi," tegas Arsyad.

Kuota haji khusus tahun ini berjumlah 17 ribu orang. Sementara haji reguler mencapai 204 ribu orang.

Pemberangkatan haji reguler dimulai pada Jumat (28/7) lalu dan hingga saat ini masih berlangsung. Total 70 ribu jemaah Indonesia (reguler) sudah mendarat di Madinah. Pada saat bersamaan, sejak 3 hari lalu, sebagian jemaah sudah digeser ke Makkah.
(try/aan)
FOKUS BERITA: Haji 2017
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed