Selain Menaker Prancis, Pengacara dari Swiss Juga Bantu Juniari

Prins David Saut - detikNews
Senin, 07 Agu 2017 16:30 WIB
Ni Made Juniari, anak buruh ampelas yang dibantu Menaker Prancis (dok Istimewa)
Denpasar - Ni Made Juniari bisa menjadi sarjana hukum dibiayai Menaker Prancis Muriel Penicaud. Selain dia, pengacara dari Swiss juga membantu anak buruh ampelas ini.

Muriel ternyata tak sendirian membantu anak buruh ampelas di Bali. Ada seorang pengacara asal Swiss yang juga membantu Juniari sampai lulus kuliah di Universitas Warmadewa Denpasar.

BACA JUGA: Kisah Anak Buruh Ampelas Jadi Sarjana Dibantu Menteri Prancis

"Saya punya tiga orangtua asuh dari Yayasan Anak, Ibu Muriel itu yang kedua. Yang pertama itu pengacara dari Swiss dan ketiga saya tidak tahu karena belum pernah ketemu tapi dari Prancis juga," kata Juniari kepada detikcom di Denpasar, Bali, Senin (7/8/2017).

Bantuan dari pengacara asal Swiss dan pertanyaan Muriel soal cita-cita menjadi alasan bungsu dari dua bersaudari itu memilih jurusan hukum. Rasa bangga dari ibu kandungnya tak terbendung ketika titel sarjana hukum disematkan di belakang nama putrinya.

Selain Menaker Prancis, Pengacara dari Swiss Juga Bantu JuniariMenaker Prancis dan Juniari (dok Istimewa)
"Ibu bangga bisa punya anak sampai sarjana, kakak saya kan juga dibantu yayasan dan sudah sarjana juga. Awalnya memang saya tidak pernah berpikiran kuliah karena Eropa saat itu dilanda krisis ekonomi (sehingga menyulitkan ortu asuh-red)," ujar Juniari.

Tapi krisis ekonomi tahun 2012 itu tak menutup niat baik Muriel bersama dua orangtua asuh dari Eropa lainnya yang ingin mewujudkan mimpi Juniari. Niat baik itu dibalas oleh Juniari dengan menjaga tali silahturahmi melalui surat email.

BACA JUGA: Ini Surat Menaker Prancis Untuk Juniari, Anak Buruh di Bali

"Ternyata Muriel datang membantu saya melanjutkan pendidikan saya dan sekarang sudah selesai. Memang tiap tahun saya kirim ucapan Natal dan selalu menanyakan kabarnya," ucap Juniari. (fay/fay)