Depkes: 4 Kasus Lumpuh Layuh di Sukabumi Positif Polio

- detikNews
Rabu, 11 Mei 2005 11:06 WIB
Jakarta - Pemeriksaan terhadap kasus lumpuh layuh di tiga kecamatan di Sukabumi, Jabar, terus dilakukan. Meski dari temuan terdapat 17 kasus, sejauh ini baru empat kasus yang dinyatakan positif polio."Dari semua kasus yang dilaporkan tidak satu pun yang mendapatkan imunisasi polio dasar," kata Dirjen PPM dan PL Depkes Prof Dr Umar Fahmi Achmadi dalam rilisnya yang diterima detikcom di Jakarta, Rabu, (11/5/2005).Data tersebut, kata Fahmi, merupakan data per 9 Mei 2005 dari Kecamatan Cidahu, Kecamatan Cicurug dan Kecamatan Bojong, Sukabumi, Jabar. Tambahan dua kasus lumpuh layuh terakhir dilaporkan pada 6 Mei 2005. Spesimen kasus tersebut kini tengah diperiksa di Laboratorium Bio Farma.Dijelaskan Fahmi, kasus lumpuh layuh di Sukabumi ditemukan sejak 13 Maret 2005, dan selanjutnya pada 21 April 2005 Laboratorium Nasional Polio Bio Farma Bandung melaporkan adanya virus liar polio di Sukabumi.Berdasarkan temuan tersebut Depkes dan WHO kemudian melakukan penyelidikan lapangan yang diikuti dengan imunisasi polio massal. Dari penyelidikan epidemiologi itu ditemukan 15 kasus lumpuh layuh dan telah diambil spesimen tinjanya untuk pemeriksaan laboratorium.Dari situlah diketahui empat kasus dinyatakan positif polio karena virus polio liar dan dipastikan merupakan kasus impor, sebab strain virusnya sama dengan yang ditemukan di Arab Saudi. Satu kasus dinyatakan bukan polio dan 10 kasus lain masih menunggu konfirmasi dari Laboratorium Bio Farma.Empat anak yang dinyatakan positif polio adalah Sel (21 bulan). Bocah perempuan ini sekarang tengah dirawat di RSCM Jakarta. Hasil pemeriksaan Laboratorium Puslitbangkes Depkes pada 3 Mei 2005 ditemukan positif virus polio P1. Namun, untuk mengetahui jenis virusnya polio liar atau virus polio vaksin masih dilakukan pemeriksaan Intra Typic Differentiation (ITD).Tiga anak lain yang positif terkena polio adalah Fa (48 bulan), anak perempuan asal Kecamatan Cidahu, Al (32 bulan), anak laki-laki asal Cidahu dan Dar (24 bulan), bocah laki-laki dari Kecamatan Bojong Genteng. Ketiganya dinyatakan positif terkena virus polio liar tipe P1.Bekasi dan KediriTerkait kasus lumpuh layuh di Bekasi, lanjutnya, dideteksi sebagai kasus lumpuh layuh yang diderita sejak 1995, dan telah ditindaklanjuti dengan pengiriman spesimen ke Laboratorium Bio Farma untuk menentukan kelumpuhannya akibat polio atau bukan. Sedangkan, kasus lumpuh layuh di Kediri, dari hasil pemeriksaan di BLK Surabaya dipastikan bukan karena polio."Jadi hingga 10 Mei 2005 di seluruh wilayah Indonesia belum ada kasus polio positif kecuali empat kasus di Sukabumi," kata Fahmi.Untuk memutus mata rantai penularan polio ini, Depkes akan menyelenggarakan mop up (imunisasi polio massal terbatas) di tiga provinsi yakni Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten pada 31 Mei 2005 untuk putaran I dan 28 Juni 2005 untuk putaran II. Imunisasi dilakukan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.

(umi/)