"Saya tidak mau berandai-andai. Saya melihat segala sesuatu adalah yang hari ini, sampai pun saya juga tidak tahu apakah besok saya masih hidup. Dengan demikian, saya tidak mau kemudian berandai-andai yang terlalu panjang," ucap Novel saat Blak-blakan bersama detikcom di Singapura, Minggu (31/7/2017).
Novel memilih berpandangan positif tentang masa depannya. "Kalau untuk rencana, tentunya saya berencana tetap di KPK. Tapi segala sesuatu yang terjadi, saya tidak pernah kemudian berandai-andai yang terlalu jauh," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Bagi Novel, semua peristiwa ini sudah terjadi atas kehendak Yang Kuasa. Kepada istri dan anaknya, Novel juga meminta mereka meningkatkan iman dan takwa.
"Ketika terjadi, sudah terjadi, saya tidak pernah berpikir negatif, saya berpikir positif. Toh, juga dengan kejadian ini saya bisa mengajarkan kepada anak-anak saya, dan kepada istri saya, untuk selalu meningkatkan iman dan takwa, dan dengan demikian, mereka tentunya saya harapkan akan mendapatkan pelajaran yang positif," ungkap Novel.
Istri dan anak-anak Novel tentu sempat shock terhadap apa yang terjadi pada pria berusia 40 tahun itu. Meski demikian, keluarga tidak pernah keberatan dengan pekerjaan Novel yang penuh risiko ini.
"Anak-anak saya dan istri, mereka alhamdulillah cukup kuat, dan mereka bisa memahami apa yang saya lakukan. Bahkan mereka mendukung saya untuk selalu bekerja atau berjuang menegakkan kebenaran dan menegakkan hukum sebagai penyidik," ucapnya. (imk/tor)