KPK Geledah Rumah Keponakan Setya Novanto Terkait Kasus e-KTP

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Jumat, 28 Jul 2017 19:52 WIB
Foto: Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Agung Pambudhy-detikcom)
Jakarta - KPK menggeledah kediaman saksi kasus dugaan korupsi e-KTP, Irvanto Hendra Pambudi yang merupakan keponakan Ketua DPR Setyo Novanto. Penggeledahan itu terkait kasus yang menjerat Novanto.

"Kamis, 27 Juli 2017 penyidik melalukan penggeledahan di rumah saksi Irvanto Hendra Pambudi di Kompleks Kelapa Hijau, Jagakarsa, Jakarta Selatan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (28/7/2017).

KPK mengamankan sejumlah barang bukti dari penggeledahan itu. Di antaranya ada sejumlah dokumen.

"Dari penggeledahan disita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik," tutur Febri.

KPK terakhir kali mencegah Irvanto ke luar negeri pada Senin (24/7) lalu. Pencegahan ini dilakukan untuk pemeriksaan e-KTP atas tersangka Setya Novanto.

Sebelumnya, Irvanto pernah menjadi saksi dalam proses penyidikan untuk tersangka Andi Narogong serta proses pengadilan dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Dalam persidangan perkara dugaan korupsi e-KTP pada Kamis (27/4), Irvanto, yang juga mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, membeberkan keikutsertaannya dalam proses lelang proyek pengadaan e-KTP. Irvanto membentuk konsorsium yang dibahas dalam rapat di ruko Fatmawati.

Irvanto dalam sidang juga menyatakan mengenal Andi Narogong. Dia mengenal Andi sejak SMA karena Andi merupakan kakak Vidi Gunawan.

PT Murakabi Sejahtera, menurutnya, sempat bergabung dalam salah satu konsorsium yang ikut ambil bagian di lelang proyek e-KTP. Hanya, konsorsium Murakabi kalah oleh PNRI, yang keluar sebagai pemenang tender.

"Setelah kalah, tetap berhubungan dengan orang yang terlibat di e-KTP?" tanya jaksa.

"Pada saat saya kalah, kita langsung keluar. Tidak bersentuhan lagi, kebetulan Murakabi memegang 4 pekerjaan saat itu," ujar Irvanto. (nif/idh)