Polisi Tilang 30 Lebih Pemotor Bandel yang Lintasi JLNT Casablanca

Polisi Tilang 30 Lebih Pemotor Bandel yang Lintasi JLNT Casablanca

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Rabu, 26 Jul 2017 10:04 WIB
Polisi Tilang 30 Lebih Pemotor Bandel yang Lintasi JLNT Casablanca
Polisi berjaga di Kasablanka untuk tindak pemotor nakal yang lintasi JLNT Casablanca (Foto: Heldania Utri Lubis/detikcom)
Jakarta - Pemotor 'bandel' masih ada yang melintas di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca. Sampai saat ini terlihat masih ada pemotor yang ditilang oleh polisi.

Pantauan detikcom di lokasi, polisi berjaga di ujung JLNT Casablanca arah Kota Kasablanka. Ada beberapa pemotor yang ditilang oleh polisi karena melintas di JLNT.

Polisi berjaga di JLNT Casablanca lajur arah Kota Kasablanka (kiri)Polisi berjaga di JLNT Casablanca lajur arah Kota Kasablanka (kiri) (Foto: Heldania Utri Lubis/detikcom)

"Petugas sudah di sini sejak pukul 07.00 WIB. Sampai sekarang sudah ada sekitar 30-an orang (ditilang)," kata Kanit Lantas Tebet AKP W Simamora saat ditemui di lokasi, Jalan Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2017)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada dua orang polisi yang berjaga di ujung JLNT arah Kota Kasablanka.

[Gambas:Video 20detik]



Sementara itu, pantauan detikcom sejak pukul 08.00 WIB, di arah sebaliknya tampak juga dua orang yang berjaga. Mereka mengimbau pemotor untuk tidak melintas di JLNT Casablanca arah Tanah Abang. Salah satu polisi membawa pengeras suara, sementara satu lainnya mengarahkan pemotor untuk tetap melajukan kendaraannya di jalan arteri.

Polisi tilang pemotor 'bandel' yang melintas di JLNT CasablancaPolisi tilang pemotor 'bandel' yang melintas di JLNT Casablanca (Foto: Heldania Utri Lubis/detikcom)

Setelah pukul 09.00 WIB, polisi yang menjaga di lajur arah Tanah Abang tak lagi menjaga. Simamora mengatakan polisi tidak perlu menjaga di pintu masuk karena rambu lalu lintas sudah terpasang. Dan pantauan di lokasi, terlihat tak ada pemotor yang melintasi JLNT tersebut lagi.

"Itu kan sudah ada rambu-rambunya. Jadi harusnya tanpa dijaga masyarakat sudah sadar kalau di sana nggak boleh lewat pemotor," ucap dia. (jbr/dhn)


Berita Terkait