DetikNews
Senin 24 Juli 2017, 15:36 WIB

Ini Isi Surat Gerindra Mundur dari Pansus Angket KPK

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jakarta - Gerindra membuat manuver mengejutkan dengan mundur dari Pansus Angket KPK. Surat itu kabarnya sudah diterima oleh pimpinan DPR.

Surat itu bertanggal 20 Juli 2017. Nomor surat tersebut A.1400/F.P-Gerindra/DPRRI/VII/2017.

Surat ditandatangani oleh Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani dan Sekretaris Fraksi Fary Djemy Francis. Berikut isi lengkap surat tersebut:

Nomor: A.1400/F.P-Gerindra/DPRRI/VII/2017
Sifat: Penting
Lampiran: -
Perihal: Pemberitahuan

Kepada Yth.
Pimpinan DPR RI
di -
Jakarta

Dengan hormat,

Mengacu pada surat kami terdahulu dengan nomor: 1302/F.P-GERINDRA/DPRRI/VI/2017 perihal Penyampaian Nama Panitia Khusus mengenai Pelaksanaan Tugas dan Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dari Fraksi Partai Gerindra.

Dengan ini, kami menyatakan mundur dari panitia khusus (pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi terhitung mulai tanggal 24 Juli 2017.

Demikian yang dapat kami sampaikan, untuk dapat ditindaklanjuti secara adminsitratif sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

PIMPINAN
FRAKSI PARTAI GERINDRA
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

Ketua

(ditandatangani)

H. Ahmad Muzani
No. Anggota A-338

Sekretaris

(ditandatangani)

Ir. Fary Djemy Francis, MMA
No. Anggota A-381

Tembusan
1. Sekretaris Jenderal DPR RI;
2. Deputi Bid. Persidangan DPR RI;
3. Karosid I Setjen DPR RI;
4. Karosid II Setjen DPR RI;
5. Arsip

Surat Gerindra mundur dari Pansus Angket KPK.Surat Gerindra mundur dari Pansus Angket KPK. (dok. Istimewa)

(tor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed