Diwarnai Berbagai Aksi Bom Bunuh Diri, Kabinet Irak Rampung

Diwarnai Berbagai Aksi Bom Bunuh Diri, Kabinet Irak Rampung

- detikNews
Minggu, 08 Mei 2005 07:33 WIB
Jakarta - Setelah 3 bulan mengalami kebuntuan politik, Irak akhirnya merampungkan kabinetnya. Namun harganya cukup mahal dengan berbagai aksi bom bunuh diri.Para politisi Irak telah mencapai kata sepakat untuk mengisi sejumlah jabatan kunci kabinet yang diperebutkan. Disebutkan, kesepakatan dicapai mengenai 5 jabatan kabinet yang masih kosong, termasuk menteri pertahanan dan perminyakan.PM Irak Ibrahim Jaafari telah mengupayakan kesepakatan dengan warga Arab Sunni, dengan harapan meredam merebaknya tindak kekerasan oleh kelompok perlawanan.Namun, Jaafari menolak mengungkapkan nama para calon baru itu, dan bersikukuh mengatakan, nama-nama mereka akan diajukan dulu kepada parlemen Irak. Demikian dilaporkan Reuters, Minggu (8/5/2005).Jaafari mengisyaratkan seorang warga Sunni akan ditunjuk sebagai menteri hak asasi, dan dia akan mencari perempuan untuk mengisi jabatan wakil perdana menteri.Sebelumnya sumber menyebutkan, Saadoun al-Dulaimi yang merupakan warga Arab Sunni akan diangkat menjadi menteri pertahanan. Sedangkan Ibrahim Bahr al-Uloum yang merupakan warga Shia mengisi jabatan menteri perminyakan.Sementara berbagai aksi bom bunuh diri mewarnai Irak. Bahkan pengumuman kabinet rampung keluar setelah pembom bunuh diri menewaskan 17 orang di Baghdad.Sejak faksi-faksi politik Irak memperkenalkan kabinet baru meski belum rampung pada minggu lalu, gerilyawan Irak meningkakan serangan mematikan. Terhitung total 300 orang tewas dalam berbagai serangan. (sss/)


Berita Terkait