Selain Gerindra, PKS Juga Ingin Voting RUU Pemilu Tertutup

Selain Gerindra, PKS Juga Ingin Voting RUU Pemilu Tertutup

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 20 Jul 2017 12:16 WIB
Selain Gerindra, PKS Juga Ingin Voting RUU Pemilu Tertutup
Jazuli Juwaini / Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Hingga paripurna RUU Pemilu hari ini, Fraksi PKS kukuh menginginkan angka ambang batas capres atau presidential threshold (PT) nol persen. Jika paripurna berujung voting, PKS ingin tertutup.

"Tertutup lebih baik menurut PKS," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Kamis (20/7/2017).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PKS punya alasan soal voting tertutup. PKS ingin hak anggota terlindungi.

"Agar hak anggota terlindungi," tegasnya.

Sementara itu, anggota F-PKS, Hidayat Nur Wahid, juga punya pandangan sama dengan Jazuli. Ini demi mengamalkan kedaulatan bangsa.

"Saya rasa kalau bisa voting tertutup akan bagus karena akan mengamalkan kesungguhan orang-orang untuk menghadirkan kedaulatan rakyat, untuk memilih presidennya masing-masing," sebut Hidayat.

Gerindra-PKS-Demokrat adalah fraksi yang meminta presidential threshold dihapuskan. Sementara ini, mereka kalah suara dari koalisi pemerintah yang sepakat presidential threshold 20-25% bila dilakukan voting. Masih ada PAN yang belum menjelaskan sikapnya.

(gbr/imk)


Berita Terkait