Dia adalah pengritik dan pembangkang utama Cina. Istrinya, Liu Xia, menjadi tahanan rumah sejak suaminya mendapat Penghargaan Nobel Perdamaian namun dia menghadiri pemakaman di Shenyang, kota di mana Liu dirawat karena kanker hati.
Pejabat mengatakan bahwa jasad Liu dikremasi "menurut adat setempat dan keinginan keluarganya".
- Duka pemimpin dunia atas wafatnya pembangkang Cina, Liu Xiaobo
- Dunia internasional kritik perlakuan Cina terhadap pegiat HAM yang wafat
Dia melaporkan bahwa Requiem karya Mozart diputar dalam upacara tersebut. Foto yang dibagikan oleh pejabat setempat memperlihatkan Liu Xia dan pelayat lainnya berdiri di samping peti mati Liu yang terbuka, yang dikelilingi oleh bunga krisan putih, simbol duka di Cina.
Liu Xia terlihat sedih.
Pejabat yang sama mengatakan bahwa dia yakin Liu telah bebas, namun pengacara Liu, Jared Genser, membantah klaim ini dan mengatakan Liu tidak diizinkan berkomunikasi dengan orang lain sejak kematian suaminya.
"Dunia harus segera bergerak untuk menyelamatkannya - dengan cepat," katanya lewat sebuah pernyataan. Pada Jumat, komite yang memberi Penghargaan Nobel Perdamaian mengatakan mereka "sangat khawatir" akan kondisinya dan mendesak Cina untuk membebaskan Liu Xia. (ams/ams)











































