Belum Bersikap, 4 Fraksi Minta Isu RUU Pemilu Dibawa ke Paripurna

Belum Bersikap, 4 Fraksi Minta Isu RUU Pemilu Dibawa ke Paripurna

Aditya Mardiastuti - detikNews
Kamis, 13 Jul 2017 19:17 WIB
Belum Bersikap, 4 Fraksi Minta Isu RUU Pemilu Dibawa ke Paripurna
Suasana rapat Pansus RUU Pemilu. (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu telah mengemukakan pandangan tiap fraksi mengenai paket isu krusial yang dipilih. Beberapa fraksi sudah jelas menentukan pilihan paket isu krusial, sedangkan fraksi lainnya tidak memberikan pilihan dan meminta keputusan dibawa ke rapat paripurna DPR.

Partai-partai pendukung pemerintah, seperti PDIP, Golkar, NasDem, Hanura, PAN, PKB, dan PPP, belum satu suara untuk memilih paket A, yang menjadi pilihan pemerintah. Hanya PDIP, Golkar, NasDem, dan Hanura yang memilih paket A.

Sementara itu, partai lain, seperti Gerindra, Demokrat, PAN, PKB, dan PKS, belum menyampaikan pilihan. Mereka memilih agar dilakukan voting dalam rapat paripurna pada 20 Juli mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari kelima opsi yang disepakati bersama ini, tidak atau belum menentukan apa yang menjadi isu-isu krusial. Karena komitmen kita adalah dalam rangka musyawarah mufakat," kata anggota Fraksi Gerindra Bambang Riyanto.


Rapat Pansus kemudian diskors hingga pukul 19.00 WIB. Sebelum rapat diskors, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah menunggu hasil lobi dari Pansus dan setuju diberlakukannya musyawarah mufakat.

"Pemerintah masih berpikir sama. Anggota yang terhormat Pansus yang sudah berbulan-bulan bergelut mosok menggunakan UU lama. Prinsipnya, yang baik mari ditingkatkan, yang belum mari diperbaiki," kata Tjahjo.

Berikut ini pandangan mini fraksi-fraksi tentang paket isu krusial.

PDIP
Paket A
Presidential threshold: 20-25
Parliamentary threshold: 4 persen
Sistem pemilu: terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-10
Metode konversi suara: sainte lague murni

Golkar
Paket A
Presidential threshold: 20-25
Parliamentary threshold: 4 persen
Sistem pemilu: terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-10
Metode konversi suara: sainte lague murni

PPP
Paket A
Presidential threshold: 20-25
Parliamentary threshold: 4 persen
Sistem pemilu: terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-10
Metode konversi suara: sainte lague murni

NasDem
Paket A
Presidential threshold: 20-25 persen
Parliamentary threshold: 4 persen
Sistem pemilu: terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-10
Metode konversi suara: sainte lague murni

Hanura
Paket A
Presidential threshold: 20-25 persen
Parliamentary threshold: 4 persen
Sistem pemilu: terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-10
Metode konversi suara: sainte lague murni

Gerindra
Belum memilih dan meminta dibawa ke paripurna.

"Dari kelima opsi yang disepakati bersama ini, tidak atau belum menentukan apa yang menjadi isu-isu krusial. Karena komitmen kita adalah dalam rangka musyawarah mufakat," kata anggota Fraksi Gerindra, Bambang Riyanto.


Demokrat
Belum memilih dan meminta dibawa ke paripurna.

PAN
Belum memilih dan meminta dibawa ke paripurna.

"Agar semua anggota Dewan turut terlibat dalam pengambilan keputusan," ujar anggota Fraksi PAN, Totok Daryanto.

PKB
Presidential threshold: 10 persen
Parliamentary threshold: (belum menjawab)
Sistem pemilu: terbuka
Dapil magnitude DPR: 3-8
Metode konversi suara: sainte lague murni

"Apabila Pansus masih lakukan lobi-lobi, kita buka sampai titik darah penghabisan. Seandainya tidak ditemukan (titik temu), diambil keputusan di paripurna," ucap anggota Fraksi PKB, Siti Masrifah.

PKS
Belum memilih dan minta dibawa ke paripurna.
"Menyetujui keputusan pengambilan suara mekanisme voting atau musyawarah mufakat," tutur anggota Fraksi PKS, Sutriyono. (ams/elz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads