YLBHI Minta Pemilihan Ketua MK Berjalan Demokratis

YLBHI Minta Pemilihan Ketua MK Berjalan Demokratis

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 13 Jul 2017 13:53 WIB
YLBHI Minta Pemilihan Ketua MK Berjalan Demokratis
Jakarta - Hakim konstitusi Arief Hidayat akan mengakhiri periode pertama sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) esok. Penggantinya harus memiliki integeritas dengan masa periode hakim lebih panjang.

"Menurut peraturan MK, semua hakim MK berhak mencalonkan dirinya. Jadi tidak harus sepuh (lebih tua), lebih lama, tapi integeritas dan prestasi pemilihan akuntabel," ujar Ketua YLBHI bidang advokasi, Muhammad Isnur dalam acara diskusi bertajuk "Pemilihan Ketua Sebagai Penentu Masa Depan MK" di Fame Food Art Menteng, Jalan H. Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2017).

Isnur menilai calon Ketua MK harus memiliki masa waktu jabatan periode yang panjang. Selain itu harus memiliki gagasan dan ide baru. Selain itu, proses pemilihan Ketua MK juga harus terbuka, transparan dan akuntabel. Agar kasus Patrialis Akbar maupun Akil Mochtar tidak terulang lagi di MK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Ini perhatian serius, walau pun banyak pencapaian kemajuan, diperlukan kreativitas dan ide baru di MK," bebernya.

Isnur mengatakan regenerasi posisi Ketua MK menjadi cermin baik di mata publik. Terlebih dengan adanya evaluasi dan memberikan kesempatan terhadap hakim lain.

"Semoga dinamika 9 hakim nanti lebih demokratis, tidak euweh pakewuh. Sehingga bisa menjawab semua tantangan hukum yang baru, karena MK tidak sekedar penjaga konstitusi tetapi harus aktif dan profesional," pungkasnya. (edo/asp)


Berita Terkait