detikNews
Senin 10 Juli 2017, 11:40 WIB

Tetap Dibui 5,5 Tahun, Eks Panitera PN Jakpus Ajukan Kasasi

Andi Saputra - detikNews
Tetap Dibui 5,5 Tahun, Eks Panitera PN Jakpus Ajukan Kasasi Edy Nasution (ari/detikcom)
Jakarta - Mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Edy Nasution mengajukan kasasi karena bandingnya ditolak. Ia didakwa menerima suap dari Doddy Aryanto Supeno untuk mengurus sejumlah perkara perusahaan yang terlilit kasus perdata di PN Jakpus.

Di pengadilan tingkat pertama, Edy terbukti menerima suap Rp 100 juta terkait penundaan teguran perkara niaga PT Metropolitan Tirta Perdana (MTP) melawan Kymco melalui PN Jakarta Pusat. Edy juga terbukti menerima uang sebesar USD 50 ribu ditambah Rp 50 juta untuk pengurusan pengajuan Peninjauan Kembali (PK) PT Across Asia Limited (AAL) meski sudah melewati batas waktu.

Edy juga terbukti menerima gratifikasi yang tak sesuai dengan tugasnya di PN Jakpus sebesar USD 70 ribu, SGD 9.852, dan Rp 10.350.000. Uang-uang tersebut terkait pengurusan perkara kasasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
e

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 5,5 tahun penjara kepada Edy pada 8 Desember 2016. Vonis itu dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta pada 20 Maret 2017.

"Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 78/Pid.Sus-Tpk/2016/PN.Jkt.Pst tanggal 8 Desember 2016 yang dimintakan banding tersebut," ucap majelis sebagaimana dilansir website MA, Senin (10/7/2017).

Atas vonis itu, Edy melayangkan kasasi ke MA. Berkas Edy diterima MA pada 2 Juni 2017 dengan mengantongi nomor perkara 1353 K/PID.SUS/2017 dan perkara itu belum diputus.


(asp/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com