Muzani menjelaskan, Gerindra tidak bisa mengusung pasangan sendiri karena kekurangan kursi di DPRD. Koalisi dengan partai lain sudah pasti akan dilakukan.
"Kita harus koalisi di Jateng. Kami ada 11 kursi. Masih memiliki kekurangan 9 kursi untuk koalisi," ungkap Muzani dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (7/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saras sendiri juga dikenal sebagai model dan bintang film. Anggota DPR RI dari Dapil Jateng itu merupakan anak dari adik Prabowo, Hasyim Djojohadikusumo. Kemudian untuk eksternal, Muzani menyebut dua nama yaitu eks Menteri ESDM Sudirman Said dan CEO sebuah surat kabar, Kukrit Suryo Wicaksono.
Gerindra masih menunggu bagaimana respon penerimaan masyarakat Jateng terhadap nama-nama tokoh yang masuk dalam radarnya tersebut. Selain itu, survei juga menjadi pertimbangan penting bagi Gerindra untuk mengusung tokoh yang akan dibawa maju di Pilgub Jateng.
"Iya, karena penerimaan di masyarakat Jateng menjadi suatu hal penting. Kami bisa saja putuskan suatu nama tapi gimana kalau penerimaan di Jateng negatif," ucap Muzani.
"Kalau bagus kami akan mempertimbangkan dan mengajukan ke Pak Prabowo. Pak Prabowo sangat mengikuti perkembangan di Jateng," imbuh Anggota Komisi I DPR itu.
Untuk Pilgub Jateng, Gerindra menurut Muzani sudah berbicara dengan sejumlah partai politik. "Kita sudah berbicara dengan sejumlah partai seperti PKB, PAN, dengan PKS," tambah dia.
Lantas apakah Gerindra akan meminta tokoh yang ingin dicalonkannya untuk menjadi Cagub?
"Semua bergantung pada penerimaan dan respon masyarakat di Jateng. Kami harapkan dapat respon positif," jawab Muzani. (elz/erd)










































