"Kita membahas pertama bahwa kerja sama di bidang pemberantasan terorisme terutama dalam menangani Foreign Terrorist Fighters (FTF) sejauh ini sudah berlangsung baik dengan Turki," kata Retno saat ditemui di Hotel JW Marriott, Ankara, Turki, Rabu (5/7/2017).
Turki memiliki lokasi yang strategis untuk memerangi jaringan teroris internasional. Banyak militan ISIS yang menuju Suriah lewat Turki.
"Selain itu juga Turki karena letak geografisnya yang berdekatan dengan Suriah menerima banyak sekali pengungsi dari Suriah yang jumlahnya lebih dari 2 juta orang dan kerja sama sekali lagi berlangsung dengan baik," tutur Retno.
Pembahasan ini dilakukan dengan Mendagri Turki karena di negara itu Kemendagri membawahi kepolisian dan imigrasi. Mengenai imigrasi pun menjadi bahasan tersendiri dalam pertemuan yang berlangsung tadi pagi waktu setempat.
"Saat ini kita sedang membahas draf MoU kerja sama di bidang imigrasi tetapi masih dalam proses dan tadi kita sepakat agar kerja sama di bidang imigrasi ini dapat dipercepat sehingga akan lebih mempermudah kita dalam kerja sama penanganan FTF," kata Retno. (bpn/dhn)











































