Pendudukan Kantor PPP Berakhir
Konflik PPP Berakhir 'Zero-zero'
Selasa, 03 Mei 2005 20:09 WIB
Jakarta - Konflik di internal PPP berakhir dengan win-win solution. Keputusan pemecatan terhadap jajaran pengurus PHP PPP maupun wilayah dicabut, dan rencana menggelar muktamar dipercepat ditarik. Hamzah Haz menyebutnya sebagai 'kembali pada zero-zero'."Semuanya di antara yang satu dengan yang lainnya kembali pada zero-zero," begitu Hamzah Haz menggambarkan hasil rapat PHP di kantor DPP PPP, Jl. Diponegoro, Jakarta, yang berakhir pukul 18.05 WIB, Selasa (3/5/2005).Hasil lengkap rapat disampaikan Emron Pangkapi, Sekretaris PHP DPP PPP yang diberhentikan sementara dan masuk gerakan pembaharuan dan perubahan PPP. Dijelaskan Emron, rapat dipimpin ketua PHP Azrul Azwar, dihadiri Ketua umum PPP Hamzah Haz dan Sekretaris Umum Yunus Yosfiah, serta 26 peserta lainnya,Hasilnya, pertama, mencabut surat-surat PHP yang berkaitan dengan pemberhentian sementara pengurus-pengurus wilayah dan pengurus cabang PPP yang jumlahnya lebih dari 40 orang akibat larangan partai untuk menghadiri forum Silatnas PPP.Kedua, mencabut surat-surat peringatan, baik peringatan 1 maupun 2, kepada kader-kader partai baik di pusat maupun daerah karena menghadiri forum silatnas. Ketiga, rapat PHP meminta agar kader-kader partai yang tergabung dalam gerakan pembaharuan dan perubahan untuk menghentikan pendudukan atau pengambilalihan kantor DPP PPP karena tidak terlalu baik bagi syiar partai.Keempat, rapat PHP yang ke-72 yang akan datang akan mengagendakan konsolidasi di antaranya wacana-wacana muktamar luar biasa.Menurut Emron, soal muktamar ini dalam rapat sempat muncul tiga opsi. Opsi pertama menolak usulan muktamar dipercepat; kedua menerima muktamar dipercepat; dan ketiga, menerima tapi harus melalui jenjang sesuai AD/ART dari ranting sampai wilayah. Opsi yang ketiga ini yang diterima.
(gtp/)











































